Persijap Jepara terus bergerak mempersiapkan skuad untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027. Laskar Kalinyamat kembali menambah amunisi di lini belakang dengan mendatangkan bek asing asal Spanyol, Sergio Chica.
Kehadiran Sergio Chica membuat pilihan pemain di sektor pertahanan Persijap semakin beragam. Di sisi lain, nuansa Spanyol di dalam skuad juga semakin kuat.
Pemain berusia 30 tahun tersebut sebelumnya memperkuat Ilioupoli di kasta kedua Liga Yunani. Kini, ia mendapatkan tantangan baru dengan bergabung bersama Persijap dan akan bekerja di bawah arahan pelatih asal Spanyol, Juan Cortes.
Sergio Chica Resmi Bergabung dengan Persijap
Persijap memperkenalkan Sergio Chica sebagai rekrutan terbaru mereka pada Kamis (3/9/2026) siang WIB.
Klub menyambut kedatangan bek kelahiran Leganes tersebut untuk menambah kekuatan di lini pertahanan.
“Prajurit baru untuk lini pertahanan. Dari Ilioupoli ke Persijap. Selamat datang di Jepara, Sergio Chica,” tulis Persijap dalam pengumuman resminya.
Transfer tersebut memberikan tambahan pilihan bagi Juan Cortes. Persijap kini mempunyai opsi yang lebih banyak untuk menyusun pertahanan menghadapi persaingan di kasta tertinggi.
Bagi Sergio Chica, kepindahan ke Jepara juga menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya setelah sebelumnya bermain di Spanyol dan Yunani.
Sergio Chica Punya Pengalaman di Dua Negara
Sebelum bergabung dengan Persijap, Sergio Chica menjalani musim terakhirnya bersama Ilioupoli.
Bek asal Spanyol itu tampil sebanyak 19 kali dengan total 1.463 menit bermain pada musim lalu.
Namun, sebagian besar perjalanan karier Sergio berlangsung di negara asalnya. Ia pernah memperkuat sejumlah klub Spanyol sebelum mencoba pengalaman bermain di luar negeri.
Beberapa klub yang pernah diperkuat Sergio Chica adalah:
- Fuenlabrada B pada 2015-2016
- Rayo Vallecano B pada 2017
- Atletico Malagueno pada 2017-2019
- CD Badajoz pada 2020-2021
- UD Melilla pada 2021-2022
- Ourense pada 2022-2023
- Penya Deportiva pada 2023-2024
- Real Balompedica Linense pada 2024-2025
- Ilioupoli sebelum bergabung dengan Persijap
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Sergio sebelum akhirnya mencoba tantangan baru di sepak bola Indonesia.
Aroma Spanyol Makin Kental di Persijap
Sergio Chica bukan satu-satunya sosok asal Spanyol di skuad Persijap.
Sebelumnya, Laskar Kalinyamat sudah memiliki beberapa pemain asal Negeri Matador. Mereka adalah Jose Luis Espinosa Arroyo, Marcos Blasco, dan Jose Antonio Ruiz Lopez.
Persijap juga memiliki Oumar Bah yang memegang paspor Spanyol dan Guinea.
Menariknya, sosok yang menangani Persijap dari pinggir lapangan juga berasal dari Spanyol. Juan Cortes dipercaya menjadi pelatih kepala Laskar Kalinyamat.
Dengan kedatangan Sergio Chica, komposisi tersebut semakin memperlihatkan kuatnya nuansa Spanyol di tubuh Persijap.
Situasi ini juga bisa menjadi faktor menarik dalam proses adaptasi Sergio. Ia datang ke lingkungan baru, tetapi tidak sepenuhnya asing dengan keberadaan pemain dan pelatih yang mempunyai latar belakang Spanyol.
Stok Bek Tengah Persijap Semakin Melimpah
Kehadiran Sergio Chica juga membuat pilihan Persijap di posisi bek tengah semakin banyak.
Saat ini, Laskar Kalinyamat memiliki empat pemain yang dapat menjadi opsi di jantung pertahanan. Mereka adalah Sergio Chica, Tiri, Oumar Bah, dan Samuel Ofori.
Samuel Ofori menjadi pemain asing asal Ghana yang melengkapi pilihan tersebut.
Dengan empat opsi di posisi bek tengah, persaingan untuk mendapatkan tempat utama tentu semakin menarik. Setiap pemain memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitas selama persiapan maupun kompetisi berlangsung.
Bagi Juan Cortes, kondisi tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar ketika menentukan komposisi pertahanan.
Persaingan Sehat Bisa Jadi Keuntungan
Banyaknya pilihan di lini belakang tidak selalu menjadi masalah. Justru, persaingan internal yang sehat dapat membantu meningkatkan kualitas tim.
Setiap pemain akan terdorong untuk mempertahankan performa terbaiknya demi mendapatkan kepercayaan dari pelatih.
Persijap juga membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi kompetisi yang panjang. Kondisi pemain, kebutuhan taktik, hingga karakter lawan dapat membuat komposisi pemain berubah dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
Karena itu, kehadiran Sergio Chica memberikan alternatif tambahan bagi Juan Cortes.
Bek berusia 30 tahun tersebut juga memiliki pengalaman bermain di beberapa klub dengan karakter kompetisi berbeda. Pengalaman itu akan menjadi bagian dari proses adaptasinya bersama Laskar Kalinyamat.
Tantangan Baru Sergio Chica di Indonesia
Bergabung dengan Persijap menjadi pengalaman baru bagi Sergio Chica. Setelah menghabiskan sebagian besar kariernya di Spanyol dan sempat bermain di Yunani, kini ia akan menghadapi atmosfer sepak bola Indonesia.
Adaptasi menjadi salah satu hal yang harus dilalui Sergio.
Ia perlu mengenal karakter rekan-rekan barunya, memahami pendekatan Juan Cortes, sekaligus beradaptasi dengan gaya permainan dan lingkungan kompetisi di Indonesia.
Namun, keberadaan beberapa pemain yang memiliki latar belakang Spanyol bisa membantu proses tersebut.
Selain itu, pengalaman bermain di berbagai klub juga dapat menjadi modal bagi Sergio untuk menghadapi tantangan barunya bersama Persijap.
Persijap Terus Bentuk Skuad Kompetitif
Perekrutan Sergio Chica menunjukkan bahwa Persijap masih aktif membangun skuad untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027.
Tambahan bek asing tersebut membuat lini pertahanan semakin memiliki banyak opsi. Pada saat yang sama, kedatangan Sergio memperkuat nuansa Spanyol yang sudah lebih dulu hadir melalui sejumlah pemain dan Juan Cortes.
Kini, tugas berikutnya adalah menyatukan seluruh pemain menjadi sebuah tim yang solid.
Bagi Sergio Chica, kesempatan bersama Persijap menjadi lembaran baru dalam kariernya. Sementara bagi Laskar Kalinyamat, kehadirannya diharapkan bisa memberikan tambahan kekuatan di sektor pertahanan.
Dengan stok bek tengah yang semakin melimpah dan aroma Spanyol yang kian terasa, menarik untuk menantikan kiprah Persijap pada BRI Super League 2026/2027.
BACA JUGA :












