Perjalanan Cleberson Souza bersama PSS Sleman bukan sekadar kisah seorang pemain yang berganti musim dan kompetisi. Bek asal Brasil itu merasakan langsung pahitnya degradasi, memilih bertahan, lalu ikut membawa Super Elja kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia.
Kini, Cleberson memasuki fase baru bersama PSS. Musim 2026/2027 akan menjadi kesempatan bagi pemain berusia 34 tahun tersebut untuk kembali tampil di BRI Super League setelah melewati perjalanan penuh tekanan bersama klub kebanggaan warga Sleman.
Menariknya, langkah pertama PSS pada musim baru langsung mempertemukan mereka dengan Bali United. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini sekaligus menjadi laga pembuka dan bagian dari opening ceremony kompetisi musim 2026/2027.
Perjalanan Cleberson Bersama PSS Tidak Selalu Manis
Cleberson mengakui perjalanannya bersama PSS memiliki banyak cerita. Dua musim yang dilaluinya bersama Super Elja menghadirkan pengalaman berbeda.
Pada musim pertamanya, Cleberson harus merasakan salah satu momen paling berat dalam kariernya bersama klub. PSS mengalami degradasi dari Liga 1.
Situasi tersebut tentu bukan sesuatu yang mudah bagi pemain maupun klub. Namun, Cleberson mengambil keputusan untuk tetap bertahan di Sleman.
Pilihan tersebut kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan PSS untuk bangkit.
Musim berikutnya membawa cerita berbeda. PSS berhasil mendapatkan tiket kembali ke kasta tertinggi setelah menjadi runner-up Championship 2025/2026.
Cleberson pun menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Cleberson Pilih Bertahan Setelah Degradasi
Keputusan untuk bertahan menjadi salah satu bagian paling emosional dalam perjalanan Cleberson bersama PSS.
Ia mengungkapkan bahwa setelah PSS terdegradasi, dirinya menjadi salah satu pemain pertama yang berkomunikasi dengan manajemen. Tujuannya jelas, yakni tetap bersama klub dan membantu membawa PSS kembali ke Super League.
“Saya sangat senang PSS bisa kembali ke Super League musim ini. Ini adalah pertama kalinya saya bermain bersama tim yang mengalami degradasi,” ujar Cleberson.
Pemain asal Brasil tersebut kemudian menegaskan kembali pilihannya untuk memperjuangkan kebangkitan PSS.
“Setelah PSS terdegradasi, saya menjadi salah satu pemain pertama yang berkomunikasi dengan manajemen PSS untuk tetap bertahan dan berjuang membawa tim kembali ke Super League,” lanjutnya.
Keputusan itu akhirnya berbuah manis.
Setelah melewati kompetisi Championship 2025/2026, PSS berhasil mengamankan promosi dan kembali ke level tertinggi.
Dari Degradasi Menuju Promosi
Kisah Cleberson bersama PSS bisa disebut sebagai perjalanan penuh perubahan. Dalam satu fase, ia merasakan kekecewaan akibat degradasi. Tidak lama kemudian, ia menjadi bagian dari tim yang berhasil bangkit.
Perjalanan tersebut membuat promosi PSS terasa lebih berarti bagi sang pemain.
Beberapa fase penting dalam perjalanan Cleberson bersama PSS adalah:
- Bergabung dan menjalani musim bersama PSS.
- Merasakan pahitnya degradasi dari Liga 1.
- Memilih bertahan bersama PSS setelah degradasi.
- Berjuang bersama tim di Championship 2025/2026.
- Membantu PSS finis sebagai runner-up.
- Kembali ke BRI Super League pada musim 2026/2027.
Bagi Cleberson, pengalaman tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan baru.
Kini, ia tidak lagi membawa PSS dengan status tim yang berusaha kembali ke kasta tertinggi. Super Elja sudah mendapatkan tempatnya kembali dan harus menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat.
PSS Tidak Ingin Sekadar Numpang Lewat
Status sebagai tim promosi membuat PSS tentu memiliki tantangan tersendiri. Namun, Cleberson tidak ingin timnya hanya menjadi pelengkap kompetisi.
Bek berusia 34 tahun itu memiliki ambisi untuk membawa PSS bersaing lebih tinggi di klasemen.
Menurut Cleberson, kekompakan seluruh elemen tim menjadi salah satu modal penting. Pemain, staf, dan seluruh bagian klub perlu bekerja bersama untuk menghadapi kompetisi musim baru.
“Memasuki kompetisi baru ini, saya tentu sangat senang dan berharap PSS bisa berada di papan atas klasemen. PSS adalah tim besar dengan dukungan suporter yang luar biasa,” katanya.
Dukungan suporter juga menjadi salah satu kekuatan yang ingin dimanfaatkan PSS. Dengan ekspektasi tinggi setelah kembali ke Super League, Cleberson berharap seluruh pemain bisa menjaga kerja keras sepanjang musim.
Cleberson Ingin Bawa Super Elja Terbang Tinggi
Target Cleberson bersama PSS cukup jelas. Ia ingin membantu Super Elja bersaing di papan atas.
Ambisi tersebut tentu tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan satu atau dua pemain. Konsistensi, kerja sama, dan mental tim akan menjadi faktor penting sepanjang kompetisi.
“Semoga musim ini seluruh pemain bisa terus bekerja keras dan membawa PSS bersaing di papan atas,” tekad mantan pemain Madura United tersebut.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Cleberson ingin menjadikan pengalaman pahit masa lalu sebagai motivasi.
Degradasi sudah dilewati. Promosi juga sudah diraih. Kini tantangan berikutnya adalah mempertahankan posisi PSS di kasta tertinggi sekaligus mencoba mencapai target yang lebih tinggi.
Bali United Menanti di Laga Pembuka
Perjalanan baru PSS akan dimulai dengan tantangan berat. Bali United menjadi lawan pertama Super Elja pada BRI Super League 2026/2027.
Duel kedua tim akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Jumat (4/9/2026) malam WIB. Pertandingan tersebut juga menjadi laga pembuka kompetisi musim ini.
PSS bertolak ke Pulau Dewata pada Selasa (2/9/2026) siang WIB. Dalam lawatan tersebut, tim membawa 22 pemain, termasuk bomber andalan Gustavo Tocantins.
Ada pula kenangan positif yang bisa menjadi catatan sebelum pertandingan. PSS pernah menghadapi Bali United pada laga pembuka musim 2023/2024 di stadion yang sama.
Saat itu, PSS berhasil menang tipis 1-0 melalui gol Ricky Cawor pada 1 Juli 2023.
Meski catatan tersebut bukan jaminan untuk pertandingan kali ini, kemenangan tersebut menjadi bagian menarik dari sejarah pertemuan kedua tim.
Babak Baru Setelah Perjalanan Panjang
Cleberson kini menghadapi babak baru dalam perjalanannya bersama PSS Sleman. Setelah merasakan pahitnya degradasi dan manisnya promosi, ia kembali mendapat kesempatan tampil di kompetisi tertinggi.
Perjalanan tersebut membuat musim 2026/2027 terasa semakin penting bagi sang bek.
Bersama PSS, Cleberson ingin membuktikan bahwa perjuangan untuk kembali ke Super League bukanlah tujuan akhir. Ia dan rekan-rekannya kini memiliki target yang lebih tinggi: membawa Super Elja bersaing di papan atas.
Pertandingan melawan Bali United pun menjadi langkah pertama dari perjalanan tersebut. Menarik untuk melihat apakah pengalaman Cleberson dan kekompakan PSS mampu menjadi fondasi bagi kiprah mereka di BRI Super League 2026/2027.
BACA JUGA :












