1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Mauro Zijlstra Debut di Arema FC, Langsung Cetak Gol di BRI Super League

Mauro Zijlstra akhirnya mendapatkan momen yang sudah lama dinantikan. Striker naturalisasi Indonesia tersebut langsung mencetak gol pada debutnya bersama Arema FC di BRI Super League 2026/2027.

Gol tersebut hadir ketika Arema FC meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (4/9/2026).

Menariknya, Mauro Zijlstra tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kontribusinya. Pemain berusia 22 tahun itu baru masuk ke lapangan selama tiga menit ketika berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Momen tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi Mauro setelah sebelumnya lebih banyak menghabiskan waktu untuk memulihkan diri dari cedera.

Debut Mauro Zijlstra Berakhir dengan Gol

Mauro Zijlstra menjadi pemain terakhir yang dimasukkan Arema FC dalam pertandingan melawan Isenmulang Kalteng FC.

Ia baru masuk pada menit ke-82 untuk menggantikan Marcos Vinicius. Tidak lama kemudian, peluang datang dan Mauro mampu memanfaatkannya dengan baik.

Pada menit ke-85, Zijlstra berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola liar di depan gawang Isenmulang Kalteng FC.

Penyelesaian tersebut membuat Arema FC semakin nyaman dan sekaligus menghadirkan momen spesial bagi sang striker.

“Ini momen yang spesial. Saya dapat kesempatan bermain lagi setelah cedera. Tentu sangat senang apalagi bisa mencetak gol,” ujar Mauro Zijlstra.

Bagi pemain yang baru beberapa menit berada di lapangan, kontribusi tersebut tentu menjadi suntikan kepercayaan diri.

Terlebih, gol itu merupakan gol pertama Mauro di BRI Super League.

Gol Perdana Setelah Masa Sulit

Perjalanan Mauro Zijlstra di kompetisi Indonesia sebelumnya tidak berjalan mudah.

Musim lalu, ia memperkuat Persija Jakarta. Namun, kesempatan bermain yang didapat sangat terbatas karena dirinya lebih banyak berkutat dengan cedera.

Zijlstra hanya tampil dalam empat pertandingan BRI Super League bersama Persija Jakarta. Dari jumlah tersebut, ia hanya sekali dipercaya menjadi starter.

Tiga pertandingan lainnya dijalani sebagai pemain pengganti yang masuk pada pengujung laga.

Situasi tersebut membuat Mauro belum mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Persija.

Padahal, sebelum datang ke Indonesia, ia sudah dikenal sebagai pemain yang cukup produktif ketika bermain di kompetisi kelompok usia di Belanda.

Catatan golnya mampu menembus dua digit ketika membela beberapa klub kelompok usia, yakni AFC Amsterdam U-18, FC Volendam U-21, dan NEC Nijmegen U-21.

Karena itu, Arema FC menjadi kesempatan bagi Mauro untuk kembali menemukan performa dan insting mencetak gol yang sempat terganggu akibat cedera.

Baru Dua Pekan Bergabung dengan Arema FC

Salah satu alasan Mauro belum mendapatkan menit bermain lebih banyak adalah proses adaptasi.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menjelaskan bahwa Zijlstra masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan permainan tim.

Mauro baru sekitar dua pekan menjadi bagian dari Arema FC. Ia juga tidak mengikuti persiapan awal tim, termasuk ajang Piala Presiden 2026.

Artinya, proses adaptasi sang pemain masih berjalan.

Meski demikian, Marcos Santos tidak meragukan kemampuan Mauro. Sang pelatih hanya menilai bahwa waktu bermainnya perlu diberikan secara bertahap.

“Dia belum lama bergabung dengan tim. Jadi masih proses. Tapi, saya tidak ragu dengan kemampuannya,” kata Marcos.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Arema FC masih melihat potensi besar dalam diri Mauro Zijlstra.

Hanya Bermain Sekitar 10 Menit

Jika melihat durasi penampilannya, kontribusi Mauro dalam laga debut tersebut cukup menarik.

Ia masuk pada menit ke-82 dan mencetak gol hanya tiga menit kemudian.

Setelah mencetak gol, Mauro memang tidak banyak mendapatkan kesempatan menyentuh bola. Ia hanya bermain kurang lebih 10 menit jika memasukkan waktu tambahan.

Namun, durasi singkat itu sudah cukup untuk memberikan dampak.

Fakta penting dari debut Mauro Zijlstra di Arema FC antara lain:

  • Masuk pada menit ke-82.
  • Menggantikan Marcos Vinicius.
  • Mencetak gol pada menit ke-85.
  • Hanya membutuhkan sekitar tiga menit untuk mencetak gol.
  • Gol tersebut merupakan gol pertamanya di BRI Super League.
  • Sebelumnya belum mencetak gol saat membela Persija Jakarta.
  • Baru sekitar dua pekan bergabung dengan Arema FC.

Catatan tersebut membuat debut Mauro terasa semakin spesial.

Selebrasi Gol Penuh Emosi

Setelah mencetak gol, Mauro Zijlstra terlihat cukup emosional.

Ia berlari menuju tepi lapangan dan menyapa Aremania. Selebrasi tersebut memperlihatkan rasa lega seorang pemain yang akhirnya kembali mendapatkan kesempatan bermain setelah melewati periode sulit.

Gol itu juga menjadi pencapaian penting secara pribadi.

Saat masih membela Persija Jakarta, Mauro belum sempat mencetak gol di BRI Super League. Kini, ia berhasil membuka rekening golnya bersama Arema FC pada kesempatan pertama.

Setidaknya, beban tersebut sudah mulai terlepas dari pundaknya.

Arema FC Berharap Mauro Terus Berkembang

Arema FC tentu berharap gol debut tersebut menjadi awal yang baik bagi perjalanan Mauro Zijlstra.

Meski masih berstatus pemain pengganti, ia sudah menunjukkan bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi ketika mendapatkan kesempatan.

Namun, proses adaptasi tetap menjadi bagian penting yang harus dijalani.

Mauro perlu memahami permainan Arema FC sekaligus membangun koneksi dengan rekan-rekan setimnya. Hal tersebut membutuhkan waktu, terutama karena ia tidak mengikuti seluruh persiapan awal tim.

Di sisi lain, keberhasilan mencetak gol pada debut bisa menjadi modal psikologis yang berharga.

Mauro sendiri mengaku ingin mengembalikan performanya sejak bergabung dengan Arema FC. Salah satu hal yang ingin ia temukan kembali adalah insting mencetak gol.

Awal Baru Mauro Zijlstra di Arema FC

Debut Mauro Zijlstra bersama Arema FC memberikan cerita positif. Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-82, ia hanya membutuhkan tiga menit untuk mencetak gol.

Kontribusi tersebut ikut melengkapi kemenangan 4-0 Arema FC atas Isenmulang Kalteng FC pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027.

Lebih dari sekadar sebuah gol, momen tersebut menjadi tanda kembalinya Mauro setelah periode yang cukup sulit bersama Persija Jakarta.

Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum tersebut.

Mauro masih harus menjalani proses adaptasi bersama Arema FC. Jika mampu kembali menemukan performa terbaik dan mendapatkan kepercayaan lebih banyak, gol debut ini bisa menjadi langkah awal untuk perjalanan yang lebih panjang bersama Singo Edan.

Untuk saat ini, satu hal sudah pasti: Mauro Zijlstra telah membuka perjalanan bersama Arema FC dengan cara yang sangat positif.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE