1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Tyronne Del Pino Tampil Memesona Carlos Pena Beri Pujian Setinggi Langit

Usia 35 tahun ternyata belum menghalangi Tyronne Del Pino untuk menunjukkan kualitasnya di BRI Super League. Gelandang asal Spanyol itu langsung memberikan dampak positif dalam debut bersama Persita Tangerang.

Tyronne Del Pino masuk sebagai pemain pengganti ketika Persita sedang berada dalam posisi sulit. Namun, kehadirannya justru menjadi salah satu titik balik penting dalam pertandingan melawan Java United FC.

Bermain di Banten International Stadium (BIS), Serang, Persita akhirnya mengamankan kemenangan tipis 3-2 pada lanjutan BRI Super League 2026/2027, Minggu (13/9).

Hasil tersebut terasa semakin spesial karena menjadi kemenangan perdana Persita di kasta teratas musim ini. Sebelumnya, Pendekar Cisadane bermain imbang ketika menghadapi PSIM Yogyakarta.

Dengan tambahan tiga poin tersebut, Persita kini mengoleksi empat angka dan berada di posisi kelima klasemen sementara.

Namun, di balik kemenangan dramatis itu, ada kontribusi penting dari Tyronne Del Pino yang membuat Carlos Pena memberikan pujian.

Tyronne Del Pino Masuk Saat Persita Tertinggal

Tyronne Del Pino tidak langsung masuk ke starting XI Persita.

Mantan pemain Persib Bandung yang musim lalu memperkuat Malut United FC tersebut baru diturunkan pada menit ke-70.

Ketika itu, situasi pertandingan tidak berada di pihak Persita. Tim tuan rumah masih tertinggal 1-2 dari Java United FC.

Carlos Pena kemudian mengambil keputusan dengan menarik keluar Tamirlan Kozubaev dan memasukkan Tyronne Del Pino.

Keputusan tersebut terbukti memberikan perubahan.

Tyronne tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan pengaruhnya. Pengalaman dan kualitas bola matinya menjadi salah satu senjata penting Persita ketika berusaha mengejar ketertinggalan.

Dua gol yang kemudian membawa Persita berbalik menang memiliki satu kesamaan: keduanya bermula dari sepak pojok yang dieksekusi Tyronne.

Dua Sepak Pojok Tyronne Jadi Awal Comeback

Persita berhasil menyamakan kedudukan melalui Rayco Rodriguez pada menit ke-88.

Gol tersebut belum menjadi akhir cerita.

Pada menit-menit akhir pertandingan, Aleksa Andrejic mencetak gol yang memastikan Persita membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Menariknya, kedua gol tersebut berawal dari situasi bola mati yang diambil Tyronne Del Pino.

Kontribusi tersebut menjadi sangat berarti karena pemain asal Spanyol itu baru berada di lapangan sekitar 20 menit.

Secara sederhana, peran Tyronne dalam comeback Persita terlihat melalui beberapa aspek:

  • Masuk ketika Persita masih tertinggal 1-2.
  • Memberikan ancaman melalui eksekusi sepak pojok.
  • Sepak pojoknya menjadi awal dari gol Rayco Rodriguez.
  • Sepak pojok lainnya menjadi awal gol Aleksa Andrejic.
  • Membantu Persita mengamankan kemenangan perdana musim ini.

Catatan tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi Tyronne bersama klub barunya.

Carlos Pena Puji Kualitas Tyronne Del Pino

Carlos Pena tentu memiliki alasan untuk memberikan apresiasi kepada Tyronne Del Pino.

Pelatih Persita tersebut sudah mengenal kualitas pemain berusia 35 tahun itu. Menurut Pena, Tyronne tidak perlu diperkenalkan lagi karena sudah cukup lama berkarier di sepak bola Indonesia.

“Saya tidak perlu lagi memperkenalkan sosok Tyrone. Anda semua sudah mengenalnya dengan sangat baik. Ini adalah musim keempatnya bermain di Indonesia,” kata Carlos Pena.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman Tyronne di kompetisi Indonesia menjadi salah satu faktor penting di balik perekrutannya.

Persita sendiri memiliki ambisi untuk bersaing di papan atas. Dalam situasi tersebut, kehadiran pemain berpengalaman bisa menjadi tambahan berharga, terutama ketika pertandingan berjalan ketat.

Debut Tyronne kemudian memberikan gambaran awal mengenai apa yang bisa dia berikan kepada tim.

Belum 100 Persen Bugar, Tyronne Tetap Beri Dampak

Menariknya, Carlos Pena mengungkapkan bahwa Tyronne Del Pino sebenarnya belum berada dalam kondisi terbaiknya.

Sang pemain bergabung dengan Persita tanpa menjalani pramusim. Selain itu, dia juga sempat mengalami sedikit masalah fisik dalam sekitar sepuluh hari terakhir.

Kondisi tersebut membuat waktu persiapannya menuju pertandingan sangat terbatas.

“Memang benar kondisinya saat ini belum dalam performa terbaik. Dia bergabung tanpa menjalani pramusim dan juga sempat mengalami sedikit masalah fisik dalam sepuluh hari terakhir,” ujar Pena.

Karena itu, keputusan memasukkan Tyronne pada menit ke-70 juga dapat dilihat sebagai langkah untuk mengelola kondisi fisiknya.

Meski belum sepenuhnya bugar, pemain kelahiran 27 Januari 1991 tersebut tetap mampu menunjukkan kualitas ketika berada di lapangan.

Carlos Pena Tidak Meragukan Semangat Tyronne

Bagi Carlos Pena, kondisi fisik Tyronne bukan alasan untuk meragukan kemampuannya.

Sang pelatih justru melihat determinasi yang ditunjukkan pemainnya dalam waktu singkat di lapangan.

“Dia datang dengan waktu persiapan yang sangat mepet untuk pertandingan hari ini. Kondisi fisiknya belum sepenuhnya bugar. Namun, selama berada di lapangan, dia menunjukkan kualitasnya,” ujar Pena.

Komentar tersebut sekaligus memberikan gambaran bahwa Persita masih memiliki ruang untuk mendapatkan versi terbaik Tyronne.

Jika kondisi fisiknya semakin membaik dan ia memiliki waktu persiapan yang lebih panjang, kontribusinya berpotensi semakin besar.

Namun, tentu saja, perkembangan tersebut masih harus dibuktikan melalui pertandingan-pertandingan berikutnya.

Rekrutan yang Mulai Menunjukkan Dampak

Persita baru memainkan dua pertandingan dan sudah mengoleksi empat poin. Kemenangan atas Java United FC juga memberikan momentum penting bagi skuad Carlos Pena.

Di tengah target untuk bersaing di papan atas, kehadiran Tyronne Del Pino bisa menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan tersebut.

Debutnya memang belum bisa dijadikan ukuran untuk menilai keseluruhan musim. Namun, dua sepak pojok yang berujung gol dalam situasi krusial menunjukkan bahwa kualitas bola matinya masih bisa menjadi senjata Persita.

Bagi Tyronne sendiri, debut tersebut menjadi awal yang positif.

Ia belum berada dalam kondisi fisik terbaik, belum menjalani pramusim bersama tim, dan baru masuk pada menit ke-70. Tetapi dalam waktu terbatas tersebut, ia mampu membantu Persita mengubah keadaan dari tertinggal menjadi kemenangan.

Carlos Pena pun semakin memiliki alasan untuk percaya bahwa perekrutan Tyronne Del Pino merupakan keputusan yang tepat.

Jika sang pemain mampu menjaga kondisi dan terus meningkatkan kebugarannya, Persita bisa mendapatkan kontribusi yang lebih besar dari gelandang berpengalaman tersebut dalam perjalanan BRI Super League 2026/2027.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE