1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP PSS Sleman Fokus Kebugaran: Latihan Berat dan Simulasi Pertandingan di Jeda Internasional

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengungkapkan bahwa minggu ini merupakan waktu yang cukup menantang bagi timnya. Cleberson dan rekan-rekannya memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan daya tahan serta kebugaran pemain dalam rangka persiapan menghadapi lanjutan BRI Super League 2026/2027.

Latihan Intensif di Jeda FIFA Matchday

PSS Sleman melakukan pemanfaatan waktu dengan maksimal selama jeda internasional FIFA Matchday pada bulan September 2026. Skuad yang dikenal sebagai Super Elang Jawa ini mengadakan latihan dengan tingkat intensitas yang sangat tinggi. Mereka kembali berlatih pada Rabu, 23 September 2026, setelah mendapatkan waktu libur selama dua hari. Program latihan ini adalah bagian dari persiapan tim untuk kelanjutan kompetisi BRI Super League.

Pieter Huistra menegaskan bahwa pekan ini akan menjadi minggu yang cukup berat bagi para pemain. Menurutnya, fokus utama adalah untuk meningkatkan kebugaran fisik tim. “Kebugaran sangat vital bagi kami pada saat ini untuk meningkatkan performa tim,” ungkapnya.

Selama latihan, tidak hanya melakukan latihan fisik, tetapi juga porsi teknik dan strategi permainan. Ini menjadi kunci bagi tim untuk menunjukkan penampilan terbaik di pertandingan mendatang.

Simulasi Pertandingan dan Peningkatan Kebugaran

Latihan pada Sabtu, 26 September 2026, menjadi penutup dari rangkaian latihan yang telah dilakukan sepanjang minggu. Dalam sesi tersebut, Pieter Huistra mengaplikasikan metode simulasi pertandingan dengan format 11 lawan 11. “Kegiatan ini sebagai penutup dari latihan dengan penekanan pada daya tahan fisik. Kami bermain dalam format 11 lawan 11 untuk mengevaluasi kondisi fisik pemain,” jelasnya.

Huistra menekankan pentingnya pemain untuk bisa berlari lebih banyak dalam latihan tersebut. “Kami mengalami kemajuan dalam segi kebugaran. Yang terpenting adalah kami harus terus berupaya menjadi lebih bugar agar siap menghadapi kompetisi yang akan datang,” kata Huistra dengan optimisme.

Ia juga memberikan apresiasi kepada semua pemain yang telah berusaha keras selama sesi latihan. Meskipun terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, Huistra merasa puas dengan perkembangan tim sejauh ini. “Setiap pemain telah memberikan yang terbaik, dan itu yang kami harapkan. Selalu ada hal yang bisa ditingkatkan, namun secara keseluruhan, saya cukup puas dengan latihan minggu ini,” tambahnya.

PSS Sleman saat ini dihadapkan pada tantangan besar dalam persiapan mereka sebelum kembali bertanding. Tim ini belum berhasil meraih poin dari tiga pertandingan pertama BRI Super League. Di pertandingan awal, mereka menelan kekalahan dari Bali United dengan skor 1-2, kemudian tak bisa berbuat banyak ketika melawan Madura United kalah 1-3, dan terakhir juga mengalami kekalahan 1-2 dari Dewa United. Hal ini membuat PSS terperosok ke posisi 15 di klasemen sementara.

Jeda kompetisi selama tiga pekan diharapkan bisa memberikan kesempatan bagi Pieter Huistra beserta tim pelatih untuk melakukan evaluasi serta perbaikan kondisi fisik pemain. Rencananya, PSS akan kembali beraksi pada 11 Oktober mendatang melawan PSM Makassar dalam pekan keempat BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

BACA JUGA :

CLOSE