Persib Bandung berhasil mengamankan tiga poin penting di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Kemenangan tipis 1-0 atas wakil Vietnam, The Cong Viettel, tidak hanya memberikan hasil positif bagi Maung Bandung, tetapi juga memperlihatkan pentingnya kerja sama tim di tengah jadwal pertandingan yang padat.
Penyerang sayap Persib, Mariano Peralta, menjadi sosok penentu kemenangan setelah sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-44. Gol tersebut memastikan Persib mengakhiri pertandingan kedua Grup E dengan raihan tiga poin di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026) malam.
Meski hanya menang dengan selisih satu gol, Peralta mengaku puas dengan penampilan timnya. Menurut pemain asal Argentina tersebut, seluruh pemain mampu menjalankan rencana yang telah disiapkan sebelum pertandingan.
Selain membahas kemenangan, Peralta juga berbicara mengenai tantangan jadwal padat dan kesiapannya bermain di berbagai posisi di lini serang Persib.
Mariano Peralta Puas dengan Kemenangan Persib
Kemenangan atas The Cong Viettel menjadi hasil penting bagi Persib dalam persaingan Grup E ACL Two 2026/2027. Peralta menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh pemain yang tampil dalam pertandingan.
Ia menyebut rencana yang telah disiapkan tim dapat diterapkan dengan efektif di lapangan. Hal itu membantu Persib mengatasi perlawanan lawan dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
“Kami melakukan pekerjaan yang luar biasa hari ini. Semua yang telah kami rencanakan kemarin bisa berjalan dengan efektif,” kata Mariano Peralta selepas pertandingan.
Peralta juga mengakui pertandingan tersebut bukan laga yang mudah. Persib harus menghadapi jadwal kompetisi yang cukup rapat sehingga waktu pemulihan dan persiapan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.
“Seperti yang disampaikan pelatih sebelumnya, laga ini cukup berat karena kami bermain lawan Dewa United tiga hari lalu dan enam hari lalu juga bertanding di Bangkok. Namun, kami sangat senang bisa mendapatkan tiga poin di Liga Champions,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemenangan Persib tidak hanya bergantung pada gol yang dicetak Peralta. Disiplin menjalankan strategi dan kemampuan seluruh pemain menjaga konsentrasi juga menjadi bagian penting dari hasil positif tersebut.
Jadwal Padat Jadi Tantangan bagi Persib Bandung
Bermain di beberapa kompetisi membuat Persib harus mengatur kondisi fisik dan kesiapan pemain dengan baik. Jarak pertandingan yang berdekatan menuntut setiap pemain untuk menjaga kebugaran sekaligus mempertahankan performa.
Peralta mengaku telah memahami situasi tersebut sejak memutuskan bergabung dengan Persib. Menurutnya, bermain setiap tiga hari merupakan bagian dari tantangan yang harus dihadapi sebagai pemain profesional.
Pemain bernomor punggung 10 itu menegaskan bahwa dirinya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi ritme kompetisi yang tinggi.
“Ya, ketika saya memutuskan bergabung dengan klub ini, saya sudah tahu bagaimana situasinya. Saya tentu harus mempersiapkan diri untuk bermain setiap tiga hari, termasuk menghadapi laga-laga seperti ini,” imbuh Peralta.
Sikap tersebut memperlihatkan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi bagi Maung Bandung. Dalam situasi jadwal padat, kesiapan fisik, konsentrasi, dan kemampuan beradaptasi menjadi aspek penting agar pemain tetap bisa menjalankan tugasnya.
Bagi Persib, menjaga kondisi seluruh anggota skuad juga menjadi perhatian penting. Rotasi pemain dan fleksibilitas taktik dapat membantu tim menghadapi tuntutan pertandingan di kompetisi domestik maupun Asia.
Mariano Peralta Tak Hanya Bisa Bermain sebagai Winger
Selain membahas jadwal pertandingan, Peralta turut menanggapi perannya yang dimainkan sebagai striker. Posisi asli pemain Argentina tersebut adalah penyerang sayap, tetapi ia mengaku tidak asing dengan tugas sebagai penyerang tengah.
Pengalaman sebelumnya membuat Peralta merasa siap menjalankan instruksi pelatih ketika dibutuhkan di posisi berbeda. Ia bahkan menyebut pernah beberapa kali bermain sebagai striker ketika masih memperkuat Borneo FC Samarinda.
“Saya pikir setelah pertandingan melawan FC Seoul, pelatih sudah tahu ketika masih di Borneo FC, saya beberapa kali bermain sebagai striker. Saya bisa bermain di setiap posisi di lini serang,” tuturnya.
Kemampuan bermain di beberapa posisi memberikan pilihan tambahan bagi pelatih dalam menyusun strategi. Peralta dapat membantu tim dari sisi sayap maupun mengisi area tengah lini serang sesuai kebutuhan pertandingan.
Fleksibilitas seperti ini juga berguna ketika Persib menghadapi lawan dengan karakter pertahanan berbeda. Pelatih memiliki opsi untuk menyesuaikan komposisi pemain tanpa harus selalu mengubah personel yang tersedia.
Peralta menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan posisi yang diberikan selama bisa membantu tim meraih hasil positif.
“Jadi saya siap membantu tim di posisi mana pun yang dibutuhkan pelatih,” pungkas eks pemain Borneo FC tersebut.
Gol Penalti Peralta Bawa Persib Amankan Tiga Poin
Performa Peralta dalam pertandingan melawan The Cong Viettel menjadi salah satu sorotan utama. Gol dari titik putih pada menit ke-44 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Keberhasilan mengeksekusi penalti membuat Persib mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir. Meski tidak menghasilkan banyak gol, kemenangan ini tetap memberikan tambahan tiga poin yang penting bagi perjalanan Maung Bandung di Grup E.
Ada beberapa hal penting dari kemenangan Persib atas The Cong Viettel:
- Mariano Peralta mencetak gol melalui penalti pada menit ke-44.
- Persib menang 1-0 dalam pertandingan kedua Grup E ACL Two 2026/2027.
- Peralta menilai tim mampu menjalankan rencana pertandingan dengan efektif.
- Jadwal padat menjadi tantangan yang harus dihadapi pemain Persib.
- Peralta siap dimainkan sebagai winger maupun striker sesuai kebutuhan tim.
Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa efektivitas dapat menjadi faktor penentu dalam pertandingan kompetitif. Persib mampu memaksimalkan peluang penting dan mempertahankan keunggulan ketika lawan berusaha memberikan perlawanan.
Komitmen Peralta Jadi Modal bagi Persib
Kemenangan atas The Cong Viettel memberikan dorongan positif bagi Persib dalam perjalanan mereka di ACL Two 2026/2027. Di tengah padatnya jadwal, tim membutuhkan pemain yang siap menjalankan berbagai peran dan tetap memberikan kontribusi maksimal.
Mariano Peralta memperlihatkan dua hal penting melalui pernyataannya, yakni komitmen menghadapi jadwal kompetisi yang rapat dan kesiapan bermain di sejumlah posisi lini serang.
Meski demikian, perjalanan Persib di kompetisi Asia masih membutuhkan konsistensi. Kemenangan tipis ini menjadi modal berharga, tetapi setiap pertandingan berikutnya tetap menghadirkan tantangan tersendiri.
Dengan kemampuan beradaptasi dan kerja sama tim yang baik, Persib memiliki bekal untuk terus berjuang dalam persaingan Grup E. Bagi Peralta, prioritasnya tetap sama: menjalankan instruksi pelatih dan membantu Maung Bandung mendapatkan hasil terbaik setiap kali turun ke lapangan.
BACA JUGA :












