Al Hamra Hehanussa menjadi sosok penting di balik keberhasilan Garudayaksa FC membawa pulang satu poin dari markas Persebaya Surabaya. Pemain bertahan berusia 27 tahun itu mencetak gol pada menit ke-89 yang membuat timnya terhindar dari kekalahan pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2029), tersebut sempat berjalan sulit bagi Garudayaksa FC. Tim tamu bahkan harus tertinggal hingga menit ke-85 sebelum akhirnya Al Hamra Hehanussa menciptakan gol penyeimbang.
Gol tersebut terasa semakin penting karena lahir hanya beberapa menit sebelum pertandingan berakhir. Berkat kontribusinya, Garudayaksa FC berhasil mencuri satu poin dari kandang Persebaya sekaligus membuat Al Hamra Hehanussa dinobatkan sebagai Player of the Match.
Al Hamra Hehanussa Tak Menyangka Bisa Cetak Gol
Gol penyelamat Garudayaksa FC ternyata tidak lahir dari situasi yang direncanakan secara khusus oleh Al Hamra Hehanussa.
Pemain kelahiran Tangerang, 1 Juli 1999, itu mengaku hanya berusaha bergerak menuju tiang kedua. Namun, bola justru datang tepat ke area yang ditujunya sehingga ia mendapatkan kesempatan untuk melakukan tendangan.
“Sangat senang karena ini pertandingan yang berat buat kami. Ya, akhirnya dikasih 1-1. Cukup senang untuk membantu teman-teman,” kata Al Hamra Hehanussa.
Ia kemudian menceritakan bagaimana proses gol tersebut terjadi. Menurutnya, momen itu juga cukup mengejutkan karena dirinya tidak menyangka bakal menjadi pencetak gol penyeimbang.
“Ya, sebenarnya itu nggak disangka-sangka juga. Buat lari saja ke tiang dua, bolanya pas ke tiang dua, saya lakukan tendangan,” ungkapnya.
Gol pada menit ke-89 itu akhirnya mengubah situasi pertandingan. Garudayaksa FC yang sebelumnya berada dalam posisi tertinggal mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol Al Hamra Hehanussa Jadi Penyelamat
Al Hamra Hehanussa memiliki peran besar dalam keberhasilan Garudayaksa FC mengamankan poin di Surabaya.
Sebelum gol tersebut tercipta, Persebaya Surabaya sudah berada di depan dengan skor 1-0 sejak menit ke-85. Waktu yang tersisa juga semakin sedikit sehingga peluang Garudayaksa FC untuk menyamakan kedudukan menjadi semakin terbatas.
Namun, situasi tersebut tidak membuat tim tamu menyerah. Empat menit kemudian, Al Hamra Hehanussa muncul sebagai penyelamat lewat gol yang membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Beberapa hal penting dari kontribusi Al Hamra Hehanussa dalam pertandingan tersebut adalah:
- Mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-89.
- Membantu Garudayaksa FC terhindar dari kekalahan.
- Membawa timnya mencuri satu poin dari markas Persebaya.
- Dinobatkan sebagai Player of the Match.
- Menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam pertandingan.
Bagi pemain pinjaman dari Persib Bandung tersebut, kontribusi itu menjadi momen penting setelah Garudayaksa FC melalui pertandingan berat menghadapi Persebaya.
Kepercayaan Jadi Kunci Garudayaksa FC
Selain membahas golnya, Al Hamra Hehanussa juga menyoroti pentingnya kepercayaan di dalam tim.
Menghadapi Persebaya di kandangnya tentu membutuhkan lebih dari sekadar persiapan teknis. Menurut Al Hamra, seluruh pemain harus memiliki kepercayaan terhadap rekan setim dan staf yang bekerja bersama mereka.
Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu Garudayaksa FC tetap berjuang sampai pertandingan memasuki menit-menit akhir.
“Ya percaya, percaya dengan rekan tim yang lain, dengan staf-staf karena kami selama ini kerja keras untuk bisa mengambil poin, dan akhirnya kami bisa mengambil poin,” lanjut Al Hamra Hehanussa.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hasil imbang di Surabaya bukan hanya tentang satu gol pada menit ke-89. Ada kerja sama dan perjuangan seluruh tim hingga akhirnya Garudayaksa FC mampu mendapatkan hasil yang diinginkan.
Posisi Garudayaksa FC di Klasemen
Tambahan satu poin dari markas Persebaya membuat Garudayaksa FC kini mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan.
Tim berjuluk Spirit of Garuda tersebut berada di posisi ke-13 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.
Perjalanan Garudayaksa FC sejauh ini mencatatkan hasil yang cukup beragam. Pada pekan pertama, pasukan Milos Joksic bermain imbang 1-1 ketika menghadapi Java United FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.
Setelah itu, Garudayaksa FC harus menerima kekalahan saat menjamu Persik Kediri. Bermain di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, mereka kalah dengan skor 0-2.
Hasil imbang melawan Persebaya kemudian menjadi tambahan poin penting bagi Garudayaksa FC setelah melewati dua pertandingan sebelumnya.
Garudayaksa FC Bersiap Hadapi Persita
Setelah mendapatkan satu poin dari lawatan ke Surabaya, Garudayaksa FC akan menghadapi tantangan berikutnya.
Tim asuhan Milos Joksic dijadwalkan melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Cibinong, pada 10 Oktober mendatang.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Garudayaksa FC untuk melanjutkan perjuangan mereka di BRI Super League 2026/2027.
Dengan tambahan satu poin dari Surabaya, Garudayaksa FC tentu memiliki momentum untuk kembali mempersiapkan diri. Peran pemain seperti Al Hamra Hehanussa juga akan menjadi bagian penting dari perjalanan tim dalam menghadapi pertandingan berikutnya.
Gol pada menit ke-89 di markas Persebaya menunjukkan bagaimana satu momen bisa mengubah hasil pertandingan. Al Hamra Hehanussa mungkin hanya berniat berlari menuju tiang dua, tetapi pergerakan sederhana tersebut justru berujung pada gol penting dan membuat Garudayaksa FC pulang dengan satu poin.
BACA JUGA :












