Persebaya Surabaya memang sudah memastikan satu tempat di semifinal Piala Presiden 2026. Namun, pekerjaan Bajul Ijo belum selesai. Masih ada satu laga penting yang harus dijalani, yakni menghadapi Port FC pada pertandingan terakhir Grup B yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026).
Meski tiket ke babak empat besar sudah berada di genggaman, duel melawan wakil Thailand tersebut tetap memiliki arti besar. Selain menentukan siapa yang keluar sebagai juara Grup B, pertandingan ini juga akan memengaruhi calon lawan Persebaya di semifinal.
Pelatih Bernardo Tavares pun tak ingin anak asuhnya terlena. Ia menegaskan bahwa Port FC merupakan tim berkualitas yang pantas dihormati. Karena itu, seluruh pemain diminta tetap fokus dan tampil maksimal meski turnamen ini masih berstatus pramusim.
Bernardo Tavares Minta Persebaya Tetap Waspada
Bernardo Tavares memahami bahwa banyak pihak menganggap Persebaya lebih diunggulkan karena bermain di kandang sendiri.
Namun, pelatih asal Portugal tersebut justru mengingatkan para pemain agar tidak meremehkan kekuatan Port FC.
Menurutnya, tim asal Thailand itu memiliki kualitas yang mampu menyulitkan siapa pun jika diberi ruang untuk berkembang.
Karena itulah, Tavares menilai pertandingan nanti akan berjalan ketat sekaligus menjadi ujian penting bagi perkembangan timnya.
Selain memburu kemenangan, laga tersebut juga menjadi kesempatan untuk melihat kesiapan pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
Duel Penentu Juara Grup B
Pertandingan Persebaya kontra Port FC bukan sekadar laga penutup fase grup.
Hasil pertandingan akan menentukan siapa yang mengakhiri Grup B sebagai pemuncak klasemen.
Jika Persebaya mampu meraih kemenangan atau setidaknya menghindari kekalahan, peluang menjadi juara grup tetap terbuka. Sebaliknya, Port FC juga memiliki kesempatan mengambil alih posisi teratas apabila berhasil menundukkan Bajul Ijo.
Situasi ini membuat kedua tim dipastikan tampil dengan motivasi tinggi.
Faktor yang membuat laga semakin menarik antara lain:
- Menentukan status juara Grup B.
- Berpengaruh terhadap lawan di babak semifinal.
- Sama-sama dihuni pemain berkualitas.
- Menjadi tolok ukur kesiapan menuju musim baru.
- Digelar di hadapan ribuan pendukung Persebaya.
Dengan berbagai kepentingan tersebut, duel diprediksi berlangsung sengit sejak menit pertama.
Piala Presiden Jadi Ajang Membangun Tim
Bagi Bernardo Tavares, Piala Presiden 2026 bukan hanya soal mengejar kemenangan.
Turnamen pramusim ini dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembentukan skuad sebelum memasuki kompetisi resmi.
Ia mengaku masih ingin mencoba beberapa pemain di posisi yang berbeda untuk melihat fleksibilitas tim.
Pendekatan tersebut dianggap penting agar Persebaya memiliki lebih banyak opsi ketika musim kompetisi berjalan.
Selain mengevaluasi pemain inti, Tavares juga ingin mengetahui sejauh mana kesiapan para pelapis apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Jadwal Padat Jadi Tantangan Persebaya
Meski tampil cukup meyakinkan sepanjang fase grup, Tavares mengakui timnya menghadapi tantangan besar akibat jadwal pertandingan yang padat.
Waktu latihan menjadi sangat terbatas karena pemain lebih banyak menjalani proses pemulihan fisik.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat tim pelatih sulit memberikan materi baru, terutama dalam aspek taktik.
Fokus utama Persebaya saat ini adalah memastikan kondisi seluruh pemain tetap prima sebelum turun ke lapangan.
Beberapa prioritas tim pelatih meliputi:
- Memaksimalkan proses recovery pemain.
- Menjaga kebugaran skuad.
- Mengurangi risiko cedera.
- Mengevaluasi performa setiap pertandingan.
- Menjaga intensitas permainan tetap stabil.
Dengan pendekatan tersebut, Persebaya berharap mampu menjaga performa hingga memasuki fase gugur.
Calon Lawan di Semifinal Masih Jadi Teka-Teki
Selain menentukan juara Grup B, hasil laga melawan Port FC juga akan memengaruhi perjalanan Persebaya di semifinal.
Di Grup A, Persib Bandung sudah memastikan diri sebagai juara grup setelah mengoleksi enam poin.
Sementara itu, Arema FC berpeluang besar mengamankan posisi runner-up.
Artinya, hasil pertandingan Persebaya melawan Port FC akan menentukan siapa lawan berikutnya.
Kemungkinan yang bisa terjadi adalah:
- Jika Persebaya menjadi juara Grup B, peluang menghadapi Arema FC terbuka.
- Jika finis sebagai runner-up, Persebaya kemungkinan besar bertemu Persib Bandung.
- Port FC juga masih memiliki peluang merebut posisi pertama.
- Persija masih menyimpan peluang lolos, tetapi bergantung pada hasil pertandingan Port FC.
Situasi ini membuat pertandingan terakhir Grup B semakin menarik untuk disaksikan.
Persebaya Masih Punya Pekerjaan Rumah
Walaupun selalu meraih kemenangan dalam dua pertandingan sebelumnya, permainan Persebaya belum sepenuhnya memuaskan.
Masih terlihat beberapa aspek yang perlu dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Salah satunya adalah proses membangun serangan dari lini belakang yang belum berjalan konsisten.
Aliran bola menuju lini depan juga beberapa kali terhenti karena koordinasi antarpemain belum sepenuhnya terbentuk.
Beberapa evaluasi yang masih menjadi perhatian tim pelatih meliputi:
- Transisi menyerang yang perlu dipercepat.
- Sirkulasi bola yang harus lebih rapi.
- Variasi serangan agar tidak mudah dibaca lawan.
- Penyelesaian akhir yang lebih efektif.
- Komunikasi antarlini saat bertahan.
Jika aspek-aspek tersebut berhasil diperbaiki, Persebaya berpotensi tampil jauh lebih solid ketika kompetisi resmi dimulai.
Fokus Menang, Tapi Tetap Utamakan Proses
Bernardo Tavares menunjukkan pendekatan yang realistis dalam menjalani Piala Presiden 2026. Ia memang ingin membawa Persebaya meraih hasil terbaik, tetapi tidak mengorbankan proses pembentukan tim yang sedang berlangsung.
Menghadapi Port FC, Bajul Ijo dipastikan tetap memburu kemenangan demi mengunci status juara Grup B. Namun, pertandingan ini juga menjadi kesempatan berharga untuk mengevaluasi performa pemain, menguji beberapa skema permainan, sekaligus mempersiapkan tim menghadapi tantangan yang lebih besar di musim 2026/2027.
Dengan status semifinalis yang sudah dikantongi dan motivasi besar untuk finis sebagai pemuncak grup, Persebaya memiliki peluang mempertegas kualitasnya. Meski begitu, seperti peringatan Bernardo Tavares, Port FC bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Justru dari pertandingan inilah kesiapan sesungguhnya Bajul Ijo akan kembali diuji.
BACA JUGA :












