Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia menjadi salah satu kabar yang menarik perhatian publik sepak bola nasional. Setelah lebih dari dua tahun tidak memperkuat skuad Garuda secara konsisten, bek berpostur tinggi tersebut akhirnya kembali masuk dalam radar tim pelatih.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memasukkan nama Elkan Baggott dalam daftar 41 pemain yang dipanggil untuk mengikuti ajang FIFA Series 2026. Turnamen tersebut akan berlangsung pada akhir Maret 2026 dan menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk menilai kembali performa sejumlah pemain, termasuk Baggott.
Comeback ini membuka babak baru bagi bek yang saat ini berkarier di Inggris tersebut. Namun, situasinya tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu. Kini, Baggott harus menghadapi persaingan ketat di lini belakang Timnas Indonesia, terutama dengan hadirnya pemain-pemain naturalisasi seperti Jay Idzes dan Kevin Diks.
Elkan Baggott Kembali Masuk Skuad Timnas Indonesia
Nama Elkan Baggott resmi masuk dalam daftar pemain yang dipanggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026. Pemanggilan ini menandai kembalinya sang bek ke dalam skuad Garuda setelah cukup lama tidak mendapatkan kesempatan.
Sebelum comeback kali ini, penampilan terakhir Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia terjadi pada babak 16 besar Piala Asia 2023 di Qatar. Saat itu, Timnas Indonesia harus menghadapi Australia dalam pertandingan yang berlangsung pada 28 Januari 2024.
Setelah pertandingan tersebut, Baggott tidak lagi masuk dalam daftar pemain tim nasional untuk berbagai agenda internasional. Situasi itu berlangsung meski kursi kepelatihan Timnas Indonesia sempat mengalami perubahan.
Pada Januari 2025, Shin Tae-yong tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala dan posisinya digantikan oleh Patrick Kluivert. Namun, pergantian pelatih tersebut tidak serta-merta membuka jalan bagi Baggott untuk kembali ke tim nasional. Bahkan hingga Patrick Kluivert diberhentikan pada Oktober 2025, nama Baggott masih belum kembali dipanggil.
Kini, dengan hadirnya John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia sejak Januari 2026, peluang bagi Baggott kembali terbuka.
Perjalanan Elkan Baggott di Timnas Indonesia
Elkan Baggott mulai menjadi bagian dari Timnas Indonesia sejak tahun 2021. Meski lahir di Thailand dan besar di Inggris, ia memilih untuk membela skuad Garuda di level internasional.
Pada masa awal bergabung, Baggott langsung menjadi salah satu pemain yang cukup penting di lini pertahanan Timnas Indonesia. Postur tubuhnya yang tinggi serta kemampuannya dalam duel udara membuatnya menjadi pilihan utama di posisi bek tengah.
Dalam beberapa turnamen internasional, Baggott bahkan kerap menjadi andalan tim nasional untuk menjaga stabilitas pertahanan. Ia juga menunjukkan kontribusi dalam situasi bola mati, baik saat bertahan maupun menyerang.
Namun, perjalanan kariernya di Timnas Indonesia tidak selalu berjalan mulus. Dalam beberapa tahun terakhir, posisi Baggott di lini belakang mulai mendapatkan tantangan baru.
Persaingan Ketat di Lini Belakang Skuad Garuda
Perubahan besar terjadi ketika PSSI melakukan proses naturalisasi sejumlah pemain yang berposisi sebagai bek. Beberapa nama baru mulai memperkuat Timnas Indonesia, termasuk Jay Idzes, Kevin Diks, dan Justin Hubner.
Kehadiran para pemain tersebut membuat persaingan di sektor pertahanan menjadi semakin ketat. Lini belakang Timnas Indonesia kini memiliki lebih banyak pilihan pemain dengan pengalaman bermain di kompetisi Eropa.
Situasi ini membuat Elkan Baggott tidak lagi menjadi pilihan utama seperti sebelumnya. Ia bahkan sempat terpinggirkan dari skuad dalam beberapa agenda penting.
Salah satu momen yang cukup menjadi sorotan terjadi pada Mei 2024. Saat itu, Timnas Indonesia U-23 yang dipimpin oleh Shin Tae-yong harus menjalani play-off Olimpiade Paris 2024 melawan Guinea U-23 di Prancis.
Nama Baggott tidak memenuhi panggilan untuk pertandingan penting tersebut. Pada periode yang sama, pemain yang memperkuat Ipswich Town itu justru diketahui sedang menjalani liburan bersama pasangannya ke Maladewa dan New York, Amerika Serikat.
Statistik Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia
Meski sempat absen cukup lama, catatan Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia sebenarnya cukup solid. Berdasarkan data Transfermarkt, ia telah mencatatkan 23 penampilan bersama skuad Garuda.
Dalam total 1.691 menit bermain, Baggott berhasil menyumbangkan dua gol dan dua assist. Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa ia tidak hanya berperan sebagai pemain bertahan, tetapi juga mampu membantu tim dalam situasi serangan.
Dari 23 pertandingan yang dijalani bersama Timnas Indonesia, Baggott turut membawa tim meraih sebelas kemenangan, dua hasil imbang, dan sembilan kekalahan.
Statistik tersebut menjadi bukti bahwa ia pernah memiliki peran penting dalam perjalanan tim nasional beberapa tahun terakhir.
Performa di Level Klub
Di level klub, Elkan Baggott saat ini masih terikat kontrak dengan Ipswich Town yang berkompetisi di kasta kedua sepak bola Inggris. Namun, musim ini ia belum mendapatkan banyak kesempatan bermain.
Sepanjang musim berjalan, Baggott baru tampil tujuh kali di berbagai kompetisi. Rinciannya adalah tiga pertandingan di Premier League 2, dua pertandingan di Piala FA, serta dua laga di Premier League Cup.
Minimnya menit bermain di klub tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Baggott. Ia perlu menunjukkan performa yang konsisten agar dapat bersaing dengan para bek lain di Timnas Indonesia.
Peluang Baru di Era John Herdman
Kehadiran John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia membuka peluang baru bagi Elkan Baggott. Turnamen FIFA Series 2026 bisa menjadi ajang pembuktian bagi sang pemain untuk kembali merebut tempat di skuad utama.
Persaingan dengan pemain seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Justin Hubner memang tidak akan mudah. Namun pengalaman internasional yang dimiliki Baggott bisa menjadi modal penting untuk kembali menunjukkan kualitasnya.
Jika mampu tampil impresif dalam kesempatan yang diberikan, bukan tidak mungkin Elkan Baggott kembali menjadi salah satu pilar di lini pertahanan Timnas Indonesia.
Pada akhirnya, comeback Baggott ke Timnas Indonesia bukan hanya soal kembalinya seorang pemain lama, tetapi juga tentang bagaimana ia menghadapi tantangan baru di tengah persaingan yang semakin ketat di skuad Garuda.
BACA JUGA :












