Dalam pentas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, dua pertandingan terakhir di Jakarta dan Bandung menyajikan drama yang tak terlupakan. Dengan total 17 gol tercipta, satu tim berhasil menjejakkan kaki ke final. Malam itu, Malaysia mendominasi dengan menghancurkan Singapura 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat pada Kamis (1/10/2026) malam.
Kemenangan telak itu membuat Harimau Malaya memperoleh tujuh poin dan selisih gol yang mengesankan yakni +9, sama dengan yang diperoleh Timnas Indonesia. Setelah peluit panjang dibunyikan, kegembiraan langsung menyelimuti skuad Malaysia, namun kegembiraan itu akan segera berubah menjadi kesedihan karena pertandingan antara Indonesia dan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno masih berlangsung.
Ketika Malaysia merayakan kemenangan mereka, Indonesia justru menciptakan drama luar biasa di menit-menit akhir dengan kemenangan impresif 9-2 atas Bangladesh, yang membuat mereka berhak mengklaim posisi teratas Grup A sekaligus tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Malaysia Rayakan Kemenangan, Indonesia Ciptakan Kejutan di Detik Terakhir
Tim Malaysia menunjukkan performa agresif sejak awal pertandingan melawan Singapura. Bergson da Silva membuka keunggulan dengan penalti pada menit ke-9, dan Stuart Wilkin menambah gol di menit ke-26. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama berakhir.
Usai jeda, tim Harimau Malaya semakin dominan dengan terus menekan pertahanan Singapura. Bergson lagi-lagi mencetak gol pada menit ke-63, diikuti oleh Paulo Josue pada menit ke-76, dan Syahir Bashah pada menit ke-87. Bergson pun melengkapi hat-tricknya di masa injury time, memastikan skor akhir 6-0.
Selebrasi pun berlangsung meriah di Bandung, di mana para pemain dan ofisial Malaysia nampak sangat berbahagia, dengan harapan untuk melanjutkan langkah mereka ke final. Namun, tanpa mereka sadari, Skuad Garuda Indonesia masih bertarung di Jakarta untuk meraih kemenangan yang luar biasa.
Ketika Malaysia merayakan, Indonesia justru menyiapkan kejutan besar. Pertandingan Indonesia kontra Bangladesh berjalan ketat hingga ke menit-menit akhir. Berhasil mencetak dua gol di akhir pertandingan, Indonesia mengakhiri laga dengan skor fantastis 9-2 dan mencetak 11 gol selama fase grup.
Dengan hasil tersebut, Indonesia meraih tujuh poin yang sama dengan Malaysia, tetapi unggul dalam produktivitas gol. Selisih gol menjadi faktor penentu, dan Indonesia berhak mengklaim posisi pertama, meninggalkan Malaysia di posisi kedua. Kegembiraan Malaysia seketika berubah menjadi kekecewaan usai mengetahui bahwa tiket ke final tidak lagi dalam genggaman mereka.
Kecewa Malaysia dan Pesta Indonesia Menuju Final
Indonesia melangkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dan akan menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (5/10/2026). Sementara Malaysia, yang sempat berpesta pora, kini harus merelakan impian mereka untuk berlaga di final setelah menampilkan penampilan yang kuat di fase grup.
Drama laga di Jakarta menunjukkan betapa memikatnya dunia sepak bola, di mana setiap detik bisa mengubah hasil yang diyakini. Keberanian Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh membuktikan bahwa mereka siap bersaing di level yang lebih tinggi, siap untuk meraih prestasi yang akan dikenang.
Sebuah perjalanan yang berlangsung dengan sangat dramatis, di mana kegembiraan dan kesedihan saling berpaut satu sama lain, kampanye Timnas Indonesia ini akhirnya menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan ketekunan bisa membuahkan hasil yang manis.
Bagi Indonesia, kesempatan untuk memenangkan ASEAN Cup 2026 sudah di depan mata. Dengan dukungan penuh dari para suporter, perjalanan mereka menuju trofi menjadi lebih berarti dan luar biasa.
BACA JUGA :












