1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Lommel Takluk dari Pemuncak Klasemen Joey Pelupessy Tetap Sulit Tergantikan

Joey Pelupessy kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pemain penting Lommel SK. Gelandang jangkar Timnas Indonesia itu tampil penuh ketika Lommel menghadapi pemuncak klasemen Club Brugge pada lanjutan Jupiler Pro League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.

Sayangnya, performa penuh selama 90 menit belum mampu membawa Lommel meraih hasil positif. Bermain di Soeverein Stadion, Lommel harus mengakui keunggulan Club Brugge dengan skor tipis 0-1.

Kekalahan tersebut menjadi yang kedua bagi Lommel dalam lima pertandingan awal musim. Sementara itu, Club Brugge semakin nyaman berada di puncak klasemen dengan koleksi 12 poin.

Bagi Joey Pelupessy, laga ini kembali mempertegas satu hal: dirinya masih menjadi pilihan utama di lini tengah Lommel.

Lommel Harus Akui Keunggulan Club Brugge

Pertandingan antara Lommel dan Club Brugge berjalan ketat. Lommel harus bekerja keras menghadapi tim yang datang sebagai pemuncak klasemen.

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut tercipta menjelang babak pertama berakhir. Bek Lommel, Timothy Eyoma, mencetak gol bunuh diri yang membuat Club Brugge mendapatkan keunggulan 1-0.

Lommel kemudian berusaha mencari gol penyeimbang pada babak kedua. Namun, hingga pertandingan selesai, tidak ada gol tambahan yang mengubah skor.

Hasil ini membuat Lommel harus turun ke papan tengah klasemen.

Posisi kedua tim setelah pertandingan tersebut cukup kontras:

  • Lommel SK: posisi kedelapan dengan 7 poin.
  • Club Brugge: posisi pertama dengan 12 poin.
  • Lommel: sudah menelan dua kekalahan dari lima pertandingan.
  • Club Brugge: tetap berada di puncak klasemen.

Kekalahan tersebut tentu menjadi hasil yang kurang ideal bagi Lommel, terutama karena pertandingan berlangsung di kandang sendiri.

Joey Pelupessy Kembali Jadi Starter

Di tengah hasil negatif tersebut, Joey Pelupessy kembali mendapatkan kepercayaan sejak menit pertama.

Pemain berusia 33 tahun itu menjalankan perannya sebagai gelandang bertahan. Tugasnya bukan hanya menjaga keseimbangan lini tengah, tetapi juga membantu memutus serangan lawan.

Pelupessy bermain di belakang dua gelandang serang Lommel, Tom Reyners dan Lucas Schoofs.

Perannya menjadi penting karena Club Brugge memiliki kualitas untuk memberikan tekanan melalui lini tengah. Pelupessy pun harus menjaga jarak antarlini sekaligus membantu pertahanan ketika lawan membangun serangan.

Meski Lommel kalah, performa individu Pelupessy terbilang cukup baik. Berdasarkan rating FotMob, ia mendapatkan nilai 6,6.

Statistiknya selama pertandingan juga menunjukkan kontribusinya dalam membantu permainan bertahan.

Statistik Pelupessy Lawan Club Brugge

Selama 90 menit berada di lapangan, Joey Pelupessy mencatat sejumlah aksi defensif.

Berikut catatan Pelupessy dalam pertandingan tersebut:

  • 34 sentuhan bola.
  • 8 aksi bertahan.
  • 3 tekel.
  • 1 blok.
  • 2 sapuan.
  • 3 recoveries.
  • Bermain penuh selama 90 menit.

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Pelupessy tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai gelandang jangkar.

Ia tidak hanya terlibat dalam sirkulasi bola, tetapi juga aktif ketika Lommel harus bertahan menghadapi tekanan Club Brugge.

Kehadirannya di depan lini pertahanan membuat Pelupessy memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga struktur permainan tim.

Lima Laga, Selalu Bermain Penuh

Yang semakin menarik adalah konsistensi Joey Pelupessy pada awal musim ini.

Pertandingan melawan Club Brugge merupakan laga kelima secara beruntun yang dimainkannya bersama Lommel pada musim 2026/2027.

Tidak hanya selalu dipercaya menjadi starter, Pelupessy juga selalu bermain penuh dalam lima pertandingan tersebut.

Artinya, sejauh lima pertandingan awal, ia memiliki catatan 100 persen tampil penuh.

Pelupessy selalu bermain selama 90 menit ketika Lommel menghadapi:

  1. Sint-Truidense VV.
  2. Charleroi.
  3. Westerlo.
  4. Cercle Brugge.
  5. Club Brugge.

Konsistensi tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Pelupessy dalam struktur tim yang ditangani Lee Johnson.

Peran Pelupessy Makin Penting di Lommel

Kepercayaan yang diberikan kepada Pelupessy bukan sesuatu yang baru. Sejak memperkuat Lommel di kasta kedua Liga Belgia musim lalu, pemain kelahiran Belanda tersebut sudah mendapatkan peran penting.

Pada musim 2025/2026, Pelupessy tampil dalam 32 pertandingan bersama Lommel.

Dari jumlah tersebut, 21 pertandingan dijalani sebagai starter. Ia juga mencatat total 1.961 menit bermain dan berhasil mencetak tiga gol.

Kini, ketika Lommel bermain di Jupiler Pro League, perannya justru semakin terlihat.

Lima pertandingan pertama musim ini semuanya dimainkan penuh. Kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa Pelupessy masih menjadi salah satu pemain yang dipercaya Lee Johnson untuk menjaga keseimbangan tim.

Fokus Berikutnya Bersama Timnas Indonesia

Setelah kembali menjadi pemain penting di level klub, perhatian Joey Pelupessy berikutnya akan tertuju kepada Timnas Indonesia.

Pelupessy masuk dalam proyeksi skuad Garuda asuhan John Herdman untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada periode September hingga Oktober mendatang.

Pemain berusia 33 tahun itu tercatat sudah memiliki 10 caps bersama Timnas Indonesia sejak era Patrick Kluivert. Sementara di bawah arahan John Herdman, Pelupessy telah memainkan empat pertandingan.

Aksi terakhirnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada FIFA Matchday Juni 2026 di Jakarta. Saat itu, Pelupessy ikut membawa skuad Garuda meraih kemenangan atas Oman dan Mozambik.

Konsistensi bersama Lommel tentu menjadi modal penting menjelang agenda bersama Timnas Indonesia.

Kekalahan Tak Mengubah Status Pelupessy

Kekalahan 0-1 dari Club Brugge memang membuat posisi Lommel turun ke peringkat kedelapan. Namun, dari sisi individu, Joey Pelupessy tetap menunjukkan konsistensinya.

Ia kembali tampil penuh dan menjalankan tugas sebagai gelandang bertahan selama pertandingan.

Dengan lima laga awal musim yang semuanya dimainkan penuh, Pelupessy membuktikan dirinya masih sulit tergantikan di lini tengah Lommel.

Tantangan berikutnya bagi sang gelandang bukan hanya membantu Lommel memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga mempertahankan performa sebelum kembali menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE