Persib Bandung memang harus mengubur mimpi mengangkat trofi Piala Presiden 2026. Namun, kekalahan dramatis dari Persebaya Surabaya lewat adu penalti justru tidak membuat suasana di kubu Maung Bandung dipenuhi kekecewaan. Pelatih Igor Tolic memilih melihat sisi positif dari perjuangan anak asuhnya sepanjang turnamen.
Meski hanya finis sebagai runner-up, Persib dinilai telah menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Bermain dengan skuad yang belum sepenuhnya lengkap, memberi kesempatan kepada banyak pemain muda, hingga mampu bertahan dengan 10 pemain di partai final menjadi bukti bahwa tim asal Kota Bandung memiliki fondasi kuat untuk menghadapi musim 2026/2027.
Persib Harus Mengakui Keunggulan Persebaya di Final
Laga final Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026), menyajikan pertandingan yang berjalan sengit sejak menit awal.
Persib Bandung dan Persebaya Surabaya sama-sama tampil agresif demi mengamankan trofi pramusim bergengsi tersebut.
Selama 90 menit waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Pertandingan kemudian berlanjut ke babak perpanjangan waktu, tetapi tidak ada tambahan gol yang tercipta.
Penentuan juara akhirnya harus dilakukan melalui drama adu penalti.
Dalam momen yang menegangkan itu, Persib harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 5-6 setelah tiga algojo Maung Bandung gagal menjalankan tugasnya.
Hasil tersebut memastikan Bajul Ijo keluar sebagai juara Piala Presiden 2026.
Igor Tolic Akui Persebaya Layak Menjadi Juara
Usai pertandingan, pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menunjukkan sikap sportif dengan memberikan ucapan selamat kepada Persebaya Surabaya.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, tim asuhan Bernardo Tavares tampil sangat konsisten sepanjang turnamen sehingga pantas membawa pulang gelar juara.
“Selamat untuk Persebaya atas gelar juaranya. Mereka tim yang sangat bagus di sepanjang turnamen dan saya rasa mereka layak untuk menang,” ujar Igor Tolic.
Pernyataan tersebut menunjukkan rasa hormat Persib kepada lawan yang mampu tampil efektif hingga pertandingan terakhir.
Persib Tetap Bangga Meski Hanya Menjadi Runner-up
Walaupun gagal mengangkat trofi, Igor Tolic menegaskan dirinya tetap bangga terhadap perjuangan seluruh pemain Persib.
Menurutnya, perjalanan hingga mencapai partai final merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
Pasalnya, Persib menjalani turnamen dengan kondisi yang belum ideal.
Beberapa faktor yang menjadi perhatian Igor Tolic antara lain:
- Skuad belum sepenuhnya lengkap.
- Banyak pemain muda mendapatkan kesempatan bermain.
- Tim mampu mencapai final meski belum berada dalam kondisi terbaik.
- Kekalahan baru terjadi melalui adu penalti.
“Kami memainkan laga final dan berhasil mencapai final dengan tim yang tidak lengkap. Kami memainkan banyak pemain muda dan pada akhirnya kami harus kalah lewat adu penalti,” ungkap Igor Tolic.
Bagi sang pelatih, pengalaman yang diperoleh para pemain selama turnamen jauh lebih berharga sebagai bekal menghadapi kompetisi resmi.
Bermain dengan 10 Pemain, Persib Tunjukkan Mental Kuat
Salah satu momen penting dalam laga final terjadi ketika Persib harus kehilangan Mariano Peralta akibat kartu merah.
Bermain dengan 10 pemain tentu membuat tekanan terhadap Maung Bandung semakin besar.
Namun, Igor Tolic justru memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya.
Menurutnya, para pemain mampu mempertahankan organisasi permainan dengan sangat baik meski kalah jumlah pemain.
Lini pertahanan tampil disiplin dan tetap mampu memberikan perlawanan sengit kepada Persebaya hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Situasi tersebut menjadi bukti bahwa mental bertanding Persib semakin berkembang menjelang bergulirnya musim baru.
Banyak Hal Positif yang Dipetik Persib
Terlepas dari hasil akhir, Igor Tolic menilai ada banyak pelajaran penting yang berhasil diperoleh selama Piala Presiden 2026.
Beberapa hal positif yang menjadi modal Persib meliputi:
- Pemain muda memperoleh pengalaman bertanding di level tinggi.
- Chemistry antarpemain semakin terbentuk.
- Mental tim semakin kuat saat menghadapi tekanan.
- Sistem permainan mulai berjalan sesuai keinginan pelatih.
- Kedalaman skuad terlihat semakin menjanjikan.
“Jadi ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan ini,” kata Igor Tolic.
Evaluasi tersebut membuat Persib tetap optimistis menatap agenda yang lebih penting sepanjang musim 2026/2027.
Fokus Persiapan Menuju ACL Two dan Super League
Setelah menyelesaikan kiprah di Piala Presiden 2026, Persib Bandung tidak langsung kembali ke Bandung.
Skuad Maung Bandung memilih tetap berada di Bali untuk menjalani pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi dua kompetisi besar.
Agenda tersebut menjadi kesempatan bagi Igor Tolic untuk menyempurnakan strategi sekaligus meningkatkan kondisi fisik para pemain.
Dua target besar yang akan dihadapi Persib adalah:
- ACL Two 2026
- BRI Super League 2026/2027
Meski demikian, Igor Tolic belum bersedia mengungkapkan secara rinci materi maupun program latihan yang akan dijalankan selama berada di Bali.
Ia hanya memastikan seluruh agenda tersebut disiapkan agar Persib tampil lebih siap saat musim resmi dimulai.
Runner-up Jadi Modal Berharga untuk Persib Bandung
Hasil runner-up di Piala Presiden 2026 memang belum mampu memuaskan ambisi Persib Bandung meraih trofi pertama musim ini. Namun, perjalanan hingga partai final menunjukkan bahwa Maung Bandung tetap menjadi salah satu tim dengan kualitas terbaik di Indonesia.
Keberanian memberikan kesempatan kepada pemain muda, kemampuan bertahan meski bermain dengan 10 orang, hingga performa kompetitif melawan Persebaya menjadi sinyal positif bagi perjalanan Persib ke depan.
Kini fokus Maung Bandung beralih ke persiapan menghadapi ACL Two 2026 dan BRI Super League 2026/2027. Dengan evaluasi yang tepat dan proses pemusatan latihan yang maksimal, Persib Bandung memiliki peluang besar untuk bangkit dan kembali menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar di kompetisi resmi musim ini.
BACA JUGA :
- SBOTOP : Resmi Kadu Monteiro Gabung Borneo FC, Siap Isi Kekosongan yang Ditinggal Nadeo Argawinata
- SBOTOP : Erick Thohir Buka Fakta, Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Belum Turun dengan Kekuatan Terbaik
- SBOTOP: Luciano Leandro Ungkap Alasan Pilih Nadeo Argawinata sebagai Starter Timnas Indonesia Lawan Singapura












