1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persib Kehilangan Mariano Peralta di Semifinal, Igor Tolic Buka Alasannya

Persib Bandung harus menghadapi babak semifinal Piala Presiden 2026 tanpa salah satu rekrutan anyarnya, Mariano Peralta. Pemain asal Argentina tersebut dipastikan belum bisa memperkuat Maung Bandung karena kondisi fisiknya dinilai belum siap untuk tampil di pertandingan kompetitif.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh pelatih Persib, Igor Tolic, sebelum tim bertolak ke Bali. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, Peralta baru menjalani beberapa kali sesi latihan sehingga terlalu berisiko jika dipaksakan bermain pada laga semifinal maupun final.

Meski kehilangan salah satu pemain baru, Persib tetap datang dengan optimisme tinggi. Selain memiliki skuad yang kompetitif, Maung Bandung juga mendapat keuntungan karena seluruh rangkaian semifinal dan final digelar di Bali, lokasi yang saat ini menjadi tempat pemusatan latihan tim.

Igor Tolic Pastikan Mariano Peralta Belum Siap Bermain

Mariano Peralta menjadi salah satu wajah baru Persib Bandung pada musim 2026/2027. Kedatangannya diharapkan mampu menambah kualitas permainan Maung Bandung, terutama di sektor yang membutuhkan kreativitas dan pengalaman.

Namun harapan untuk melihat debut Peralta harus ditunda.

Igor Tolic menegaskan bahwa pemain berusia asal Argentina tersebut belum memiliki kondisi fisik yang memadai untuk tampil di pertandingan resmi.

Menurut Tolic, Peralta baru mengikuti tiga sesi latihan bersama skuad Persib sehingga belum cukup untuk memahami ritme permainan maupun tuntutan fisik pertandingan.

Pelatih asal Kroasia itu bahkan menyampaikan bahwa tidak mungkin seorang pemain dipersiapkan hanya dalam hitungan beberapa hari sebelum langsung dimainkan pada laga penting.

Keputusan tersebut diambil demi menjaga kondisi sang pemain sekaligus menghindari risiko cedera.

Tetap Ikut ke Bali Bersama Tim

Walaupun belum bisa dimainkan, Mariano Peralta tetap dibawa ke Bali bersama rombongan Persib Bandung.

Kehadiran Peralta dinilai penting agar proses adaptasinya bersama tim tetap berjalan.

Igor Tolic juga belum menutup kemungkinan memasukkan nama Peralta ke dalam daftar skuad selama turnamen berlangsung.

Namun ia kembali menegaskan bahwa peluang tampil di lapangan masih sangat kecil mengingat kondisi pemain belum memenuhi standar yang diinginkan tim pelatih.

Dengan mengikuti seluruh aktivitas tim di Bali, Peralta diharapkan semakin cepat memahami filosofi permainan Persib sekaligus meningkatkan kebugarannya menjelang kompetisi Liga 1 musim baru.

Persib Tidak Ingin Mengambil Risiko

Keputusan menunda debut Mariano Peralta menunjukkan bahwa Persib lebih memilih berpikir jangka panjang.

Daripada memaksakan pemain tampil dalam kondisi belum maksimal, tim pelatih memilih memberikan waktu bagi Peralta untuk beradaptasi.

Beberapa alasan Persib tidak memainkan Mariano Peralta antara lain:

  • Baru menjalani tiga kali sesi latihan.
  • Kondisi fisik belum mencapai level pertandingan.
  • Belum sepenuhnya memahami skema permainan tim.
  • Mengurangi risiko cedera.
  • Fokus menyiapkan pemain untuk kompetisi yang lebih panjang.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Persib ingin menjaga kualitas skuad sepanjang musim, bukan hanya mengejar hasil di satu turnamen.

Bali Dinilai Menguntungkan Persib

Di balik absennya Mariano Peralta, Persib mendapat kabar baik terkait lokasi pertandingan.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menilai penyelenggaraan semifinal dan final di Bali justru memberikan keuntungan bagi Maung Bandung.

Menurutnya, Persib tidak perlu bolak-balik ke Bandung karena seluruh agenda latihan dapat terus dilakukan di Pulau Dewata.

Keuntungan tersebut membuat tim memiliki waktu persiapan yang lebih efisien.

Selain itu, fasilitas yang telah tersedia di Bali juga mendukung kebutuhan pemusatan latihan selama turnamen berlangsung.

Dengan demikian, para pemain bisa tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan penting.

Umuh Muchtar Serahkan Keputusan kepada Pelatih

Terkait peluang Mariano Peralta bermain, Umuh Muchtar memilih menyerahkan sepenuhnya kepada Igor Tolic beserta jajaran pelatih.

Menurutnya, keputusan mengenai siapa yang layak dimainkan merupakan hak penuh tim pelatih.

Sebagai manajemen, pihak Persib hanya berharap seluruh pemain yang diturunkan mampu memberikan hasil terbaik.

Umuh optimistis Maung Bandung tetap memiliki peluang besar meraih kemenangan meskipun belum diperkuat seluruh pemain baru.

Persija Diprediksi Jadi Lawan Persib

Selain membahas kondisi tim, Umuh Muchtar juga mengungkapkan prediksinya mengenai calon lawan Persib.

Ia mengaku sejak awal sudah memperkirakan Persija Jakarta memiliki peluang besar melaju ke semifinal.

Menurutnya, Macan Kemayoran merupakan tim yang memiliki motivasi tinggi untuk bangkit setelah hasil kurang maksimal pada pertandingan sebelumnya.

Apabila duel klasik Persib melawan Persija benar-benar terjadi, pertandingan dipastikan kembali menjadi perhatian besar pecinta sepak bola Indonesia.

Pengamanan Jadi Sorotan Jelang Duel Besar

Melihat potensi pertemuan Persib dan Persija, Umuh Muchtar berharap panitia penyelenggara memberikan perhatian khusus terhadap aspek keamanan.

Ia mengingat kembali pengalaman final tahun 2014 ketika Persib bertanding di Jakarta dengan pengamanan yang sangat ketat.

Menurut Umuh, sistem keamanan yang baik akan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pemain, ofisial, maupun suporter.

Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga situasi tetap kondusif selama turnamen berlangsung.

Bobotoh Diajak Mendukung Secara Positif

Menjelang semifinal, Umuh Muchtar juga mengajak seluruh Bobotoh memberikan dukungan dengan cara yang positif.

Ia memahami banyak pendukung yang ingin hadir langsung ke stadion maupun menggelar acara nonton bareng.

Namun yang paling penting, menurut Umuh, adalah menjaga ketertiban dan menunjukkan dukungan yang mencerminkan semangat sportivitas.

Beberapa pesan yang disampaikan kepada Bobotoh meliputi:

  • Tetap menjaga keamanan.
  • Mendukung tim secara sportif.
  • Menghindari tindakan provokatif.
  • Menghormati suporter lawan.
  • Memberikan semangat positif kepada pemain.

Dengan dukungan yang tertib, Persib diharapkan mampu tampil lebih percaya diri dalam mengejar tiket ke final.

Kesimpulan

Persib Bandung dipastikan belum dapat memainkan Mariano Peralta pada semifinal maupun final Piala Presiden 2026. Igor Tolic menilai pemain asal Argentina tersebut belum siap karena baru menjalani tiga sesi latihan bersama tim. Keputusan ini diambil demi menjaga kondisi fisik pemain dan mempersiapkannya untuk menghadapi musim yang panjang.

Di sisi lain, Persib tetap memiliki modal positif berkat pemusatan latihan di Bali yang dinilai lebih efektif. Dukungan penuh Bobotoh, persiapan matang, serta skuad yang tetap kompetitif diharapkan mampu membawa Maung Bandung melangkah ke partai final Piala Presiden 2026 meski tanpa kehadiran Mariano Peralta.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE