1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persik Kediri Berangkat ke Malaysia, Misi Jaga Nama Baik Indonesia Jadi Sorotan

Persik Kediri membawa misi besar saat mendarat di Malaka, Malaysia, Kamis (13/8/2026). Bukan sekadar menjalani pertandingan pramusim, Macan Putih juga mendapat kesempatan untuk menguji kekuatan sekaligus membawa nama klub ke pentas sepak bola Asia Tenggara.

Persik Kediri akan ambil bagian dalam turnamen Malacca Governor’s 77th Anniversary International Quadrangular Football Tournament 2026. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Hang Jebat, Malaka, pada 15 dan 17 Agustus 2026.

Turnamen ini menjadi panggung menarik karena Persik akan berhadapan dengan sejumlah klub dari kawasan ASEAN. Selain tuan rumah Melaka FC, ada pula Jurong FC dari Singapura dan Phnom Penh Crown FC dari Kamboja.

Bagi Persik, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari persiapan sebelum menghadapi kompetisi domestik. Namun, ada satu pesan yang terus ditekankan kepada seluruh skuad: jaga nama baik dan martabat Persik Kediri di negeri orang.

Persik Kediri Hadapi Lawan dari Empat Negara

Turnamen di Malaka mempertemukan empat klub yang berasal dari tiga negara Asia Tenggara, selain Indonesia yang diwakili Persik Kediri. Persaingan diprediksi berlangsung menarik karena masing-masing tim membawa karakter sepak bola berbeda.

Melaka FC sebagai tuan rumah merupakan salah satu kontestan Super League Malaysia. Sementara itu, Jurong FC saat ini bersaing di kompetisi teratas sepak bola Singapura, S-League.

Phnom Penh Crown FC juga bukan lawan sembarangan. Klub asal Kamboja tersebut dikenal sebagai salah satu tim kuat di Liga Super Kamboja.

Pada pertandingan pertama, Persik Kediri dijadwalkan menghadapi Phnom Penh Crown FC. Sementara itu, pertandingan lainnya mempertemukan Melaka FC dengan Jurong FC.

Format turnamen kemudian berlanjut ke partai perebutan juara dan peringkat ketiga.

  • Dua tim pemenang akan bertemu di babak final.
  • Dua tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.
  • Setiap pertandingan menjadi kesempatan menguji kesiapan tim sebelum kompetisi resmi.

Dengan format tersebut, Persik berpeluang memainkan dua pertandingan internasional dalam waktu singkat. Situasi ini tentu bisa dimanfaatkan untuk mengukur kedalaman skuad sekaligus melihat perkembangan pemain.

Marcos Reina Ingin Persik Pulang Membawa Trofi

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, tidak ingin timnya sekadar menjadi peserta dalam turnamen tersebut. Meski berstatus pertandingan pramusim, pelatih asal tersebut memiliki target tinggi.

Reina menegaskan bahwa Persik akan tetap berusaha meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Baginya, laga internasional seperti ini memberikan pengalaman penting sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas tim.

Ambisi Persik cukup jelas, yakni memenangkan dua pertandingan dan membawa pulang trofi juara ke Tanah Air.

Target tersebut tentu tidak mudah. Persik harus menghadapi lawan dengan gaya bermain berbeda dari Malaysia, Singapura, dan Kamboja. Namun, justru situasi tersebut dapat memberikan pengalaman berharga bagi skuad Macan Putih.

Selain mengejar hasil, turnamen ini juga menjadi bagian dari proses membangun kesiapan Persik menghadapi musim baru. Pemain bisa mendapatkan menit bermain, sementara tim pelatih dapat mengevaluasi berbagai aspek permainan.

Punya Pengalaman di Turnamen ASEAN

Keikutsertaan Persik Kediri di turnamen internasional bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Klub asal Kota Kediri tersebut memiliki catatan positif ketika tampil di ajang antarklub ASEAN.

Pada 2004, Persik yang saat itu ditangani Jaya Hartono mampu melangkah hingga semifinal JVC Cup di Vietnam.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari sejarah Persik ketika bersaing di level regional. Kini, kesempatan kembali tampil di luar negeri menjadi momentum bagi generasi baru Macan Putih untuk menciptakan cerita mereka sendiri.

Bagi sejumlah pemain, pertandingan di Malaka juga bisa menjadi pengalaman internasional pertama dalam karier mereka. Karena itu, laga ini memiliki nilai lebih dari sekadar hasil akhir di papan skor.

Pemain Diminta Bawa Nama Besar Persik

Direktur Olahraga Persik Kediri, Razzi Taruna, menilai turnamen di Malaysia memiliki arti penting bagi perkembangan tim. Menurutnya, kesempatan menghadapi klub dari negara lain dapat membantu pemain menambah pengalaman dan mengembangkan kemampuan.

Terlebih, agenda tersebut berlangsung menjelang persiapan menghadapi Super League. Artinya, Persik dapat menggunakan pertandingan internasional sebagai sarana evaluasi sebelum memasuki persaingan domestik.

Razzi juga memberikan pesan khusus kepada seluruh elemen tim. Menurutnya, pemain bukan hanya membawa identitas pribadi ketika berada di luar negeri, tetapi juga membawa nama Persik Kediri.

Beberapa hal penting yang harus dijaga selama mengikuti turnamen antara lain:

  • Menunjukkan sikap profesional di dalam dan luar lapangan.
  • Menghormati lawan serta tuan rumah turnamen.
  • Menjaga nama baik Persik Kediri.
  • Menampilkan semangat kompetitif tanpa mengesampingkan sportivitas.
  • Memanfaatkan pertandingan sebagai pengalaman untuk berkembang.

Pesan tersebut terasa penting karena Persik merupakan klub dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Macan Putih pernah dua kali meraih gelar juara Liga Indonesia sehingga identitas klub harus tetap dijaga ketika tampil di panggung internasional.

Kesempatan Persik Naik Level

Perjalanan Persik Kediri di Malaka bukan hanya tentang mengejar trofi. Turnamen ini juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan bahwa klub Indonesia mampu bersaing dan membangun hubungan positif dengan klub-klub Asia Tenggara.

Laga melawan Phnom Penh Crown FC akan menjadi ujian awal bagi pasukan Marcos Reina. Jika mampu melewati pertandingan tersebut, Persik akan mendapatkan kesempatan menghadapi pemenang laga Melaka FC versus Jurong FC di final.

Hasil akhir memang penting, tetapi pengalaman yang diperoleh para pemain juga tidak kalah berharga. Apalagi, Persik sedang mempersiapkan diri menghadapi kompetisi domestik yang membutuhkan konsistensi sepanjang musim.

Kini, harapan publik Kediri tentu tertuju kepada skuad Macan Putih. Persik datang ke Malaka dengan membawa ambisi, pengalaman, dan pesan penting untuk menjaga martabat klub.

Jika mampu tampil maksimal dan meraih trofi, perjalanan Persik di Malaysia bukan hanya menjadi cerita tentang kemenangan pramusim. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut bisa menjadi langkah awal untuk membawa nama Persik Kediri semakin dikenal di level sepak bola Asia Tenggara.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE