1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Timnas Indonesia Naik Level Bersama John Herdman Luciano Leandro Soroti Tantangan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berhasil mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Trofi tersebut menjadi pencapaian penting bagi Skuad Garuda, tetapi keberhasilan itu belum menjadi akhir dari perjalanan bersama John Herdman.

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, melihat masih ada tantangan yang jauh lebih besar setelah keberhasilan tersebut. Menurutnya, pekerjaan rumah utama Timnas Indonesia adalah menjaga konsistensi ketika menghadapi persaingan di level Asia.

Keberhasilan menjadi juara memang memberikan modal kepercayaan diri. Namun, Piala Asia 2027 akan menghadirkan tantangan dengan tingkat persaingan yang berbeda.

Luciano menilai John Herdman sudah membawa perubahan yang cukup terlihat, terutama dalam organisasi permainan dan mentalitas para pemain.

John Herdman Mulai Mengubah Permainan Timnas Indonesia

Menurut Luciano Leandro, salah satu perubahan paling jelas di era John Herdman adalah cara Timnas Indonesia membangun permainan.

Herdman dinilai tidak sekadar mengandalkan kemampuan individu pemain. Pelatih asal Inggris tersebut berusaha membangun sistem yang membuat setiap pemain memahami perannya ketika tim menguasai maupun kehilangan bola.

Pendekatan tersebut menjadi fondasi penting bagi perkembangan Skuad Garuda.

Dengan permainan yang lebih terstruktur, Timnas Indonesia tidak hanya bergantung pada kualitas satu atau dua pemain. Seluruh pemain diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai dengan kebutuhan taktik.

Beberapa perubahan yang menjadi sorotan Luciano meliputi:

  • Organisasi permainan yang lebih terstruktur.
  • Keberanian memberikan tekanan kepada lawan.
  • Keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
  • Pemain semakin memahami peran dalam sistem.
  • Mentalitas tim yang mulai berkembang.

Menurut Luciano, kepercayaan pemain terhadap sistem menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan sebuah tim.

Mentalitas Juara Mulai Terlihat

Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 juga dinilai memberikan perubahan dari sisi mentalitas.

Tim Garuda memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah pertandingan berlangsung hingga babak penentuan.

Final yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026), menjadi panggung penting bagi skuad asuhan John Herdman.

Gelar tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun untuk meraih gelar di turnamen resmi level senior.

Luciano menilai keberhasilan itu menunjukkan adanya perkembangan dalam kepercayaan diri pemain.

Menurutnya, Timnas Indonesia kini tidak sekadar datang ke pertandingan besar untuk memberikan perlawanan. Ada keyakinan bahwa Skuad Garuda mampu mengejar target menjadi juara.

Perubahan mentalitas tersebut menjadi salah satu modal penting sebelum menghadapi pertandingan dengan level kesulitan yang lebih tinggi.

Piala Asia 2027 Jadi Tantangan Berikutnya

Setelah berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026, perhatian Timnas Indonesia akan tertuju pada tantangan berikutnya.

Piala Asia 2027 di Arab Saudi akan menjadi salah satu ujian penting bagi perkembangan Skuad Garuda.

Persaingan di level Asia tentu berbeda dengan turnamen kawasan ASEAN. Timnas Indonesia akan berhadapan dengan lawan-lawan yang memiliki pengalaman dan kualitas berbeda.

Karena itu, keberhasilan di ASEAN Cup tidak bisa menjadi satu-satunya ukuran perkembangan tim.

Menurut Luciano, konsistensi menjadi aspek yang harus dibuktikan John Herdman dan para pemainnya.

Timnas Indonesia perlu menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi bukan hanya menghasilkan performa bagus dalam satu turnamen, tetapi bisa dipertahankan dalam persaingan yang lebih tinggi.

Konsistensi Jadi Pekerjaan Rumah

Luciano Leandro mengingatkan bahwa keberhasilan meraih trofi justru membawa konsekuensi baru bagi Timnas Indonesia.

Ekspektasi masyarakat akan meningkat. Setelah berhasil menjadi juara, publik tentu berharap Skuad Garuda mampu mempertahankan standar permainan tersebut ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.

Karena itu, konsistensi menjadi pekerjaan rumah utama.

Timnas Indonesia harus mampu mempertahankan organisasi permainan, keberanian menekan lawan, serta keseimbangan ketika berada dalam fase menyerang maupun bertahan.

Jika aspek tersebut bisa dipertahankan, fondasi yang dibangun Herdman berpeluang menjadi semakin kuat.

Sebaliknya, performa yang tidak konsisten dapat membuat keberhasilan di ASEAN Cup hanya menjadi pencapaian sesaat.

Sistem Permainan Tidak Bisa Bergantung pada Individu

Salah satu hal positif yang disoroti Luciano adalah upaya Herdman membuat permainan Timnas Indonesia lebih bergantung pada sistem.

Dalam sepak bola modern, kemampuan individu memang penting. Namun, organisasi tim tetap menjadi bagian utama untuk menghadapi lawan dengan kualitas tinggi.

Ketika setiap pemain memahami tugasnya, permainan dapat berjalan lebih stabil meskipun terjadi perubahan komposisi.

Hal tersebut juga penting bagi Timnas Indonesia menjelang Piala Asia 2027. Kedalaman skuad dan kemampuan setiap pemain beradaptasi dengan sistem akan menjadi bagian dari perjalanan panjang Skuad Garuda.

Bagi Herdman, tantangannya bukan hanya mempertahankan pemain yang sudah tampil baik, tetapi juga memastikan seluruh anggota skuad memahami filosofi permainan yang diterapkan.

Gelar ASEAN Cup Harus Jadi Pijakan

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian penting bagi Timnas Indonesia. Setelah menunggu selama 35 tahun, Skuad Garuda akhirnya kembali merasakan gelar di level senior.

Namun, Luciano Leandro menilai trofi tersebut seharusnya menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.

Piala Asia 2027 akan menjadi kesempatan untuk mengukur sejauh mana perkembangan Timnas Indonesia di bawah John Herdman.

Ada beberapa hal yang perlu dijaga setelah keberhasilan menjadi juara:

  • Mempertahankan standar permainan.
  • Meningkatkan konsistensi menghadapi lawan berkualitas.
  • Menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
  • Memperkuat pemahaman pemain terhadap sistem.
  • Mempertahankan mentalitas juara.

Jika fondasi yang dibangun Herdman terus berkembang, Timnas Indonesia memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa keberhasilan di ASEAN Cup bukan sekadar momentum.

Piala Asia 2027 pun bisa menjadi panggung berikutnya bagi Skuad Garuda untuk menunjukkan bahwa mereka memang telah naik level.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE