1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Gelandang Sheffield United Jadi Sorotan, Ini Bintang Abroad Bangladesh

Timnas Indonesia bakal menghadapi tantangan menarik di FIFA ASEAN Cup 2026. Sebagai tuan rumah, skuad Garuda tergabung di Grup A Premier Division bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026. Artinya, persiapan menuju persaingan sudah memasuki fase penting bagi seluruh peserta.

Bangladesh menjadi salah satu lawan yang patut mendapat perhatian. Mereka tampil di ajang ini setelah India mengundurkan diri. Meski sebagian besar pemain yang dipersiapkan berasal dari kompetisi domestik, Bangladesh juga memiliki sejumlah pemain abroad yang berkarier di luar negeri.

Kehadiran pemain-pemain tersebut bisa memberikan warna berbeda bagi kekuatan Bangladesh. Beberapa di antaranya bahkan memiliki pengalaman bermain di kompetisi luar negeri, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Bhutan, Uni Emirat Arab, dan Italia.

Berikut lima pemain abroad Bangladesh yang layak diperhatikan Timnas Indonesia.

Hamza Chowdhury, Penggawa Sheffield United

Nama paling menonjol dalam daftar pemain abroad Bangladesh adalah Hamza Chowdhury.

Gelandang bertahan tersebut kini memperkuat Sheffield United yang berkompetisi di Divisi Championship Inggris. Pengalaman Hamza di sepak bola Inggris juga cukup panjang karena sebelumnya pernah berseragam Watford dan Leicester City.

Pada musim ini, Hamza menjadi salah satu pemain reguler di starting XI Sheffield United. Ia sudah tampil dalam tiga pertandingan Championship dan satu laga Carabao Cup.

Pengalaman tersebut membuat Hamza menjadi salah satu pemain yang patut diperhitungkan ketika Bangladesh menghadapi lawan-lawannya di FIFA ASEAN Cup 2026.

Di level internasional, Hamza menjalani debut bersama Timnas Bangladesh pada 25 Maret 2025. Sejak saat itu, ia sudah mencatatkan 10 penampilan dan mengoleksi empat gol.

Sebagai gelandang bertahan, perannya tidak hanya berkaitan dengan menjaga keseimbangan permainan. Pengalaman bermain di sepak bola Inggris juga menjadi nilai tambah yang bisa membuat Bangladesh lebih kompetitif.

Shamit Shome Punya Pengalaman Amerika Utara

Berikutnya ada Shamit Shome, pemain yang beroperasi sebagai gelandang.

Shome lahir dan besar di Kanada sehingga perjalanan karier sepak bolanya banyak berlangsung di Amerika Utara. Ia pernah memperkuat sejumlah klub di Kanada dan Amerika Serikat sebelum kini menjadi bagian dari New York Cosmos.

Musim ini, Shome bermain di USL League One. Ia sudah tampil tiga kali dan mencatatkan dua assist.

Untuk Timnas Bangladesh, Shome menjalani debut pada 10 Juni 2025. Hingga kini, ia sudah mengoleksi delapan caps dan mencetak satu gol.

Kehadiran Shome memberikan pilihan tambahan di lini tengah Bangladesh. Kemampuannya dalam memberikan kontribusi melalui assist juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan oleh lawan.

Tariq Kazi Jadi Pilar di Lini Belakang

Bangladesh juga memiliki pemain abroad yang beroperasi di sektor pertahanan. Salah satunya adalah Tariq Kazi.

Bek tengah berusia 25 tahun tersebut tercatat memperkuat Paro FC di kompetisi Liga Bhutan. Ia bukan pemain baru bagi Timnas Bangladesh karena sudah memiliki pengalaman internasional yang cukup panjang.

Tariq Kazi menjalani debut bersama Bangladesh pada 3 Juni 2021. Sejak itu, ia menjadi salah satu pemain yang cukup penting di lini belakang Bengal Tigers.

Total, Tariq telah memainkan 38 pertandingan bersama Timnas Bangladesh dan mencetak dua gol.

Di level klub, ia juga masih mendapatkan kesempatan bermain secara reguler. Musim ini, Tariq sudah tampil dalam 11 pertandingan bersama Paro FC.

Pengalaman tersebut membuat Tariq menjadi salah satu sosok yang bisa membantu Bangladesh menjaga pertahanan ketika menghadapi lawan dengan lini serang berbahaya.

Zayan Ahmed, Bek Kiri yang Mulai Mendapat Kepercayaan

Nama lain yang menarik perhatian adalah Zayan Ahmed. Pemain berusia 22 tahun tersebut berposisi sebagai bek kiri dan mulai mendapatkan tempat di Timnas Bangladesh.

Zayan menjalani debut internasional kurang dari satu tahun lalu. Setelah mendapatkan kesempatan pertama, ia sudah mengoleksi tujuh penampilan bersama Bengal Tigers.

Latar belakang Zayan juga cukup menarik. Ia lahir di Amerika Serikat dan menghabiskan banyak bagian dalam karier profesionalnya di Negeri Paman Sam.

Beberapa klub yang pernah dibelanya adalah Loudoun SC, Virginia Tech, dan GM Patriots. Saat ini, ia melanjutkan karier di Uni Emirat Arab bersama Rimal Al-Sahra.

Pengalaman bermain di beberapa lingkungan sepak bola berbeda membuat Zayan menjadi salah satu pemain yang bisa memberikan opsi tambahan bagi Bangladesh.

Fahamedul Islam, Talenta Muda dari Italia

Satu nama terakhir adalah Fahamedul Islam. Pemain berusia 20 tahun ini berposisi sebagai sayap kiri dan memiliki pengalaman cukup menarik di sepak bola Italia.

Fahamedul memang lahir di Bangladesh, tetapi cukup lama tinggal di Italia. Ia kemudian mendapatkan pengalaman sepak bola melalui akademi Spezia dan Sampdoria.

Perjalanannya berlanjut dengan memperkuat Ligorna, Livorno, dan Olbia. Setelah kontraknya bersama Olbia berakhir pada Juni lalu, Fahamedul saat ini belum memiliki klub baru.

Meski sebagian besar pengalamannya berada di kompetisi Serie D Italia, Fahamedul tetap mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Bangladesh.

Ia menjalani debut internasional pada 4 Juni 2025 dan sejauh ini sudah mengoleksi tujuh penampilan bersama Bengal Tigers.

Usianya yang masih muda membuat Fahamedul menjadi pemain yang menarik untuk diperhatikan. Kecepatan dan pergerakannya dari sisi kiri bisa menjadi salah satu opsi serangan Bangladesh.

Kekuatan Abroad Bangladesh Perlu Diperhitungkan

Jika melihat komposisinya, Bangladesh memiliki sejumlah pemain yang mendapatkan pengalaman di luar kompetisi domestik. Latar belakang mereka juga cukup beragam.

Lima pemain abroad yang layak diperhatikan adalah:

  • Hamza Chowdhury – gelandang bertahan Sheffield United.
  • Shamit Shome – gelandang New York Cosmos.
  • Tariq Kazi – bek tengah Paro FC.
  • Zayan Ahmed – bek kiri Rimal Al-Sahra.
  • Fahamedul Islam – pemain sayap kiri yang pernah berkarier di Italia.

Namun, kekuatan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya ditentukan oleh pemain abroad. Sebanyak 28 pemain yang menjadi bagian dari skuad Bangladesh juga berasal dari kompetisi domestik dan sedang menjalani persiapan di bawah arahan pelatih kepala Thomas Dooley.

Kombinasi pemain domestik dan abroad tersebut membuat Bangladesh menjadi lawan yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Timnas Indonesia Harus Siap Menghadapi Bangladesh

Timnas Indonesia akan menjalani FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai tuan rumah. Status tersebut tentu membawa harapan besar, tetapi juga membuat setiap pertandingan di Grup A memiliki tekanan tersendiri.

Bangladesh sendiri baru masuk ke turnamen setelah India mengundurkan diri. Situasi tersebut membuat mereka memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di ajang ini.

Bagi Indonesia, keberadaan pemain seperti Hamza Chowdhury menjadi salah satu hal yang layak diperhatikan. Selain itu, pengalaman Shamit Shome, Tariq Kazi, Zayan Ahmed, dan Fahamedul Islam di luar Bangladesh membuat skuad Bengal Tigers memiliki variasi pengalaman.

Meski demikian, pertandingan tetap ditentukan oleh performa di lapangan. Timnas Indonesia perlu fokus terhadap permainan sendiri sembari mengantisipasi pemain-pemain Bangladesh yang memiliki pengalaman abroad.

Dengan turnamen yang segera dimulai pada 24 September 2026, persaingan Grup A dipastikan menarik untuk diikuti. Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh memiliki peluang masing-masing untuk memberikan warna pada FIFA ASEAN Cup 2026.

Bagi skuad Garuda, mengenali kekuatan calon lawan menjadi bagian penting dari persiapan. Bangladesh mungkin bukan nama yang paling sering mendapat sorotan, tetapi keberadaan sejumlah pemain abroad membuat mereka tetap layak diperhitungkan.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE